| dc.description.abstract | Puyuh merupakan unggas yang rentan mengalami cekaman panas. Pemanfaatan tepung limbah daun selasih (Ocimum basilicum L) sebagai sumber antioksidan untuk menangkal stres oksidatif pada puyuh belum pernah dicobakan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi penambahan tepung limbah daun selasih dalam pakan dan pengaruhnya terhadap karakteristik fisikokimia, mikrobiologi dan organoleptik daging puyuh.
Materi penelitian sebanyak 120 ekor puyuh dibagi ke dalam empat taraf perlakuan. Perlakuan yang diberikan meliputi P0= (pakan tanpa penambahan tepung limbah daun selasih), P1= (pakan dengan 1,5% tepung limbah daun selasih), P2= (pakan dengan 3% tepung limbah daun selasih), dan P3= (pakan dengan 4,5% tepung limbah daun selasih). Prosedur penelitian terdiri dari pembuatan tepung limbah daun selasih, pengujian fitokimia dan proksimat tepung limbah daun selasih, pemeliharaan puyuh, penyembelihan puyuh, dan pengujian karakterisrik daging puyuh. Variabel yang diamati meliputi kualitas fisik, yaitu aktivitas air, susut masak, dan keempukan; kualitas kimia, yaitu nilai gizi, pH, kolesterol, dan kadar malondialdehid; kualitas mikrobiologi, yaitu total plate count dan Salmonella sp; serta kualitas organoleptik, yaitu nilai mutu hedonik dan nilai hedonik. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Data dianalisis dengan ANOVA, data organoleptik daging dianalisis dengan Kruskal-Wallis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu lingkungan kandang berada di atas zona nyaman puyuh sehingga dapat menyebabkan stres panas pada puyuh. Tepung limbah daun selasih mengandung senyawa seperti fenol, flavonoid dan tanin sebagai sumber antioksidan. Penambahan tepung limbah daun selasih dalam pakan memengaruhi kadar malondialdehid daging sementara tidak berpengaruh terhadap kualitas fisik, nilai gizi, pH, dan kadar kolesterol daging. Penambahan tepung limbah daun selasih dalam pakan tidak memengaruhi kualitas mikrobiologi dan organoleptik daging. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan tepung limbah daun selasih dalam pakan memengaruhi nilai malondialdehid daging puyuh. | |