Show simple item record

dc.contributor.advisorTaurusman, Am Azbas
dc.contributor.advisorSimbolon, Domu
dc.contributor.authorMarwan, Daffa Alif
dc.date.accessioned2026-09-22T03:55:24Z
dc.date.available2026-09-22T03:55:24Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179987
dc.description.abstractDAFFA ALIF MARWAN. Status Penangkapan Perikanan Baronang dengan Pendekatan Ekosistem yang Berbasis di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta. Di bawah bimbingan AM AZBAS TAURUSMAN dan DOMU SIMBOLON. Penangkapan ikan baronang (Siganus sp.) di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, berpotensi memengaruhi keseimbangan ekosistem sehingga diperlukan evaluasi pengelolaan dengan kerangka Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengelolaan perikanan berdasarkan domain teknik penangkapan ikan pada indikator EAFM. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka dengan penentuan responden secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bubu tambun lebih selektif berdasarkan komposisi spesies, sedangkan bubu kawat lebih selektif berdasarkan ukuran layak tangkap (Lm). Penilaian menggunakan enam indikator pada domain tersebut dan menghasilkan nilai komposit 75 dengan kategori baik. Namun, kepemilikan dokumen legal dan sertifikasi awak kapal masih rendah sehingga memerlukan perbaikan untuk mendukung keberlanjutan perikanan baronang. Kata kunci: Baronang, Pulau Harapan, indikator EAFM
dc.description.abstractDAFFA ALIF MARWAN. Fishing Status of Siganids Fishery Using an Ecosystem Approach Based on Harapan Island, Kepulauan Seribu Island, Jakarta. Supervised by AM AZBAS TAURUSMAN and DOMU SIMBOLON. The capture of siganids fishery (Siganus sp.) based on Harapan Island, Kepulauan Seribu, poses a potential threat to the ecosystem, necessitating an evaluation of management practices through the Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) framework. This study aims to evaluate fisheries management in the fishing-technique domain using EAFM indicators. Data were collected via observation, interviews, and literature review, with respondents selected through purposive sampling. The findings indicate that bamboo traps demonstrate greater selectivity concerning species composition, whereas wire traps exhibit higher selectivity regarding biological allowable catch size (Lm). An assessment employing six indicators within this domain yielded a composite score of 75, which is categorized as good. Nonetheless, the ownership of legal documents and crew certification remains inadequate, necessitating enhancement to ensure the sustainability Siganids fishery. Kata kunci: Siganids, Harapan Island, EAFM indicator
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStatus Penangkapan Perikanan Baronang dengan Pendekatan Ekosistem yang Berbasis di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakartaid
dc.title.alternativeFishing Status of Siganids Fishery Using an Ecosystem Approach Based on Harapan Island, Kepulauan Seribu Island, Jakarta
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbaronangid
dc.subject.keywordPulau Harapanid
dc.subject.keywordindikator EAFMid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record