Pengembangan Produk Celimpungan Ikan Teri Jengki (Stolephorus indicus) sebagai Alternatif Sumber Kalsium untuk Remaja
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
SABIRA, NAZLA
Rizkiriani, Annisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mengembangkan produk celimpungan ikan teri sebagai alternatif sumber kalsium untuk remaja. Penilitian menggunakan tiga formulasi, yaitu F1 (20 g ikan teri jengki dan 80 g tepung sagu), F2 (25 g dan 75 g), dan F3 (30 g dan 70 g). Proses pembuatan meliputi persiapan bahan, pencampuran bahan, pencetakan, perebusan, pembuatan kuah kuning, dan penyajian. Uji organoleptik dilakukan terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan panelis semi terlatih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur tidak berbeda signifikan (p>0,05) antar formulasi. Formula F1 menjadi formulasi terpilih karena memperoleh tingkat kesukaan tertinggi pada parameter warna, aroma, dan tekstur. Kandungan gizi per 100 g produk yaitu energi 155 Kal, protein 5,4 g, lemak 0,1 g, dan karbohidrat 32 g. Produk ini memiliki potensi menjadi alternatif sumber kalsium untuk remaja This study aimed to develop a jengki anchovy celimpungan product as an
alternative source of calcium for adolescents. Three formulations were used: F1 (20
g jengki anchovy and 80 g sago flour), F2 (25 g anchovy and 75 g sago flour), and
F3 (30 g anchovy and 70 g sago flour). The production process included ingredient
preparation, mixing, shaping, boiling, preparation of yellow broth, and serving.
Organoleptic evaluation was conducted on color, aroma, taste, and texture using
semi-trained panelists. The results showed that there were no significant differences
(p > 0.05) among the formulations in terms of color, aroma, taste, and texture.
Formula F1 was selected as the preferred formulation because it achieved the
highest acceptability scores for color, aroma, and texture. The nutritional content
per 100 g of product was 155 kcal of energy, 5.4 g of protein, 0.1 g of fat, and 32 g
of carbohydrates. This product has the potential to serve as an alternative source of
calcium for adolescents.

