Strategi Peningkatan Daya Saing Bisnis Kedai Kopicentrum di Kota Bogor
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Farhansyah
Suprehatin
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri kopi di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya produksi, konsumsi, dan jumlah kedai kopi, sehingga persaingan usaha semakin ketat. Kondisi tersebut mendorong Kopicentrum untuk memiliki strategi bisnis yang tepat dalam meningkatkan daya saing, namun posisi daya saing perusahaan belum pernah dianalisis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi daya saing Kopicentrum berdasarkan lingkungan internal, lingkungan eksternal, dan struktur persaingan industri, serta merumuskan strategi prioritas untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan kuesioner kepada responden internal dan eksternal. Analisis dilakukan menggunakan Matriks IFE, EFE, Porter’s Five Forces, IE, SWOT, dan QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopicentrum memiliki kondisi internal yang kuat (skor IFE = 3,020) dan kemampuan yang baik dalam merespons lingkungan eksternal (skor EFE = 3,277), sehingga berada pada posisi Grow and Build. Hasil QSPM menunjukkan bahwa strategi prioritas dengan nilai STAS tertinggi (6,045) adalah pengembangan produk kopi dan menu khas berbasis konsep kopitiam Melayu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan diferensiasi produk melalui inovasi berbasis konsep kopitiam Melayu dan optimalisasi pemasaran digital dapat meningkatkan daya saing Kopicentrum. Indonesia's coffee industry continues to grow, driven by increasing production, consumption, and the number of coffee shops, leading to more intense competition. This condition requires Kopicentrum to develop appropriate strategies to strengthen its competitiveness, although its competitive position has not yet been comprehensively evaluated. This study aims to analyze Kopicentrum's competitiveness based on its internal environment, external environment, and industry competitive structure, and to formulate priority strategies for improving competitiveness. A qualitative descriptive approach was employed using in-depth interviews and questionnaires with internal and external respondents. Data were analyzed using IFE, EFE, Porter’s Five Forces, IE, SWOT, and QSPM. The results show that Kopicentrum has a strong internal condition (IFE = 3.020) and a good ability to respond to external conditions (EFE = 3.277), placing the company in the Grow and Build position. The priority strategy identified through QSPM (STAS = 6.045) is the development of coffee products and signature menu items based on the Malay kopitiam concept. The findings suggest that strengthening product differentiation and optimizing digital marketing can enhance Kopicentrum's competitiveness.
Collections
- UF - Agribusiness [4895]

