Pengaruh Jenis, Dosis Pupuk Nitrogen dan Teknik Pematahan Dormansi terhadap After Ripening dan Daya Simpan Benih Padi IPB 3S
Date
2026Author
Sahibah, Resmatunisa
Permatasari, Okti Syah Isyani
Widajati, Eny
Metadata
Show full item recordAbstract
Benih padi IPB 3S memiliki dormansi fisiologis yang menyebabkan proses after-ripening berlangsung lambat sehingga dapat menghambat ketersediaan benih bermutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk nitrogen serta teknik pematahan dormansi terhadap after-ripening dan daya simpan benih padi IPB 3S selama penyimpanan. Penelitian menggunakan rancangan petak terbagi (split-plot) dalam Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan tiga ulangan. Petak utama berupa perlakuan pematahan dormansi (kontrol/tanpa perendaman dan perendaman KNO3 0,2% selama 36 jam), sedangkan anak petak berupa kombinasi jenis pupuk nitrogen (urea, KNO3, dan NPK Phonska 15-15-15) dengan dosis (100%, 150%, dan 200% dari dosis rekomendasi) sehingga diperoleh sembilan taraf kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman KNO3 0,2% meningkatkan daya berkecambah, indeks vigor, dan kecepatan tumbuh serta menurunkan intensitas dormansi pada 1–4 minggu setelah panen (MSP). Patah dormansi after-ripening benih padi IPB 3S terjadi pada 2 MSP dari perlakuan perendaman KNO3 0,2%, dengan daya berkecambah sebesar 90,59%. Jenis dan dosis pupuk nitrogen menghasilkan mutu fisiologis yang sama pada beberapa parameter selama penyimpanan. Perlakuan KNO3 dosis 100% menghasilkan indeks vigor tertinggi dan tidak berbeda nyata dengan urea dosis 150% pada 1 dan 4 BSP, serta menghasilkan kecepatan tumbuh tertinggi dan berbeda nyata dengan seluruh perlakuan urea pada 1 BSP. Seluruh kombinasi perlakuan jenis dan dosis pupuk nitrogen mencapai daya berkecambah =80% pada 10 MSP, menunjukkan bahwa benih padi IPB 3S memiliki daya simpan yang baik selama penyimpanan. Teknik pematahan dormansi menggunakan perendaman KNO3 0,2% efektif mempercepat pelepasan dormansi pada awal penyimpanan, sedangkan jenis dan dosis pupuk nitrogen menentukan mutu fisiologis benih sehingga benih padi IPB 3S memiliki daya simpan yang baik selama penyimpanan.

