Tingkat Keterlibatan Pemuda pada Kegiatan Usahatani Sebelum dan Setelah Program Regenerasi Petani (Kasus: Pemuda Kabupaten Bekasi)
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Mudyandira, Afia Rahma
Shohibuddin, M.
Metadata
Show full item recordAbstract
Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 36 Tahun 2023 tentang regenerasi petani Jawa Barat menghasilkan inisiasi Program Regenerasi Petani sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menanggapi masalah regenerasi petani di setiap daerah di Jawa Barat khususnya Kabupaten Bekasi. Tujuan penulisan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pemuda peserta Program Regenerasi Petani 2024 di Kabupaten Bekasi, hubungan karakteristik pemuda dengan tingkat partisipasinya dalam program tersebut, perbedaan tingkat keterlibatannya dalam kegiatan usahatani sebelum dan setelah berpartisipasi pada program tersebut, serta hubungan tingkat partisipasi dengan tingkat keterlibatan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, menggunakan metode survei melalui kuesioner, yang didukung dengan data kualitatif, berupa hasil wawancara mendalam. Metode dilakukan dengan sensus ke 50 orang yang terkumpul menjadi 42 orang pemuda Kabupaten Bekasi sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara karakteristik usia, pengaruh kelompok sebaya, dan akses teknologi digital pemuda dengan tingkat partisipasi pada Program Regenerasi Petani 2024 di Kabupaten Bekasi. Terdapat pula perbedaan pada status keterlibatan, curahan waktu masa panen, pendapatan tiap panen, persepsi, dan motivasi petani muda terhadap usahatani. Status keterlibatan dan motivasi petani muda terhadap usahatani juga memiliki hubungan dengan tingkat partisipasi pada Program Regenerasi Petani 2024. West est Java Governor Regulation Number 36 of 2023 launched the Farmer Regeneration Program to address farmer succession, particularly in Bekasi Regency. This study examined the characteristics of youth participating in the 2024 program in Bekasi Regency, the relationship between these characteristics and participation levels, changes in farming involvement before and after the program, and the link between participation and involvement levels. Using a quantitative survey method supplemented by qualitative interviews, the study applied a census approach with 42 young participants from Bekasi Regency. Findings showed that youth characteristics of age, peer group influence, and access to digital technology were related to participation levels in the program. Differences were also found in involvement status, time allocated during harvest, income per harvest, perceptions, and motivation toward farming. Additionally, involvement status and motivation were significantly related to participation levels in the program.

