Peran Kelembagaan Kelompok Tani Hutan dalam Implementasi Perhutanan Sosial Terhadap Tingkat Kesejahteraan Petani hutan (Kasus: KTH Sejahtera Bersama, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan)
Abstract
Perhutanan Sosial merupakan kebijakan pemerintah yang memberikan akses legal kepada
masyarakat untuk mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan.
Keberhasilan implementasi program tersebut dipengaruhi oleh peran kelembagaan Kelompok Tani
Hutan (KTH) dalam mengelola sumber daya dan membangun interaksi antaranggota. Penelitian ini
bertujuan menganalisis peran kelembagaan KTH dalam implementasi Perhutanan Sosial,
menganalisis tingkat kesejahteraan rumah tangga petani hutan, serta mengkaji pengaruh faktor
eksternal kelembagaan terhadap arena aksi dan pengaruh arena aksi terhadap kesejahteraan rumah
tangga petani hutan berdasarkan kerangka Institutional Analysis and Development (IAD) Ostrom.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui survei
terhadap 40 responden anggota KTH Sejahtera Bersama di Desa Karang Tengah, Kecamatan
Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif,
tabulasi silang, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran
kelembagaan KTH dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani hutan berada pada kategori
sedang. Faktor eksternal kelembagaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap arena aksi,
sedangkan arena aksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan rumah tangga petani
hutan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan melalui perbaikan faktor
eksternal dan arena aksi berperan penting dalam meningkatkan efektivitas implementasi Perhutanan
Sosial serta kesejahteraan rumah tangga petani hutan.

