Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Kinerja Bank Umum Syariah dan Konvensional di Indonesia Berdasarkan Metode CAMELS dan RGEC
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Susilowati, Aryandhini Dwi
Nurhalim, Asep
Muthohharoh, Marhamah
Metadata
Show full item recordAbstract
Perubahan metode penilaian tingkat kesehatan bank dari CAMELS menjadi RGEC menimbulkan pertanyaan mengenai pengaruhnya terhadap kinerja keuangan bank umum di Indonesia, baik konvensional maupun syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan pengaruh rasio-rasio penilaian tingkat kesehatan bank terhadap kinerja keuangan pada masing-masing kelompok bank, baik pada era CAMELS maupun RGEC. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara bank umum konvensional dan syariah pada era regulasi yang sama. Penelitian menggunakan regresi data panel dengan variabel NPF/NPL, FDR/LDR, BOPO, dan CAR terhadap ROA. Hasil menunjukkan kemampuan variabel tersebut dalam menjelaskan kinerja bank umum konvensional meningkat pada era RGEC, sedangkan pada bank umum syariah justru menurun. Hasil ini mengindikasikan bahwa RGEC memberikan kerangka penilaian yang lebih relevan bagi bank umum konvensional dibandingkan bank umum syariah, sehingga diperlukan penyesuaian terhadap indikator penilaian kesehatan bank agar lebih sesuai dengan karakteristik operasional perbankan syariah. The shift in bank soundness assessment methods from CAMELS to RGEC raised questions about its effect on the financial performance of commercial banks in Indonesia, both conventional and Islamic. This study aimed to analyze changes in the effect of bank soundness ratios on financial performance within each bank group, in both the CAMELS and RGEC periods. In addition, this study also aimed to determine the differences between conventional and Islamic commercial banks within the same regulatory period. The study employed panel data regression with NPF/NPL, FDR/LDR, BOPO, and CAR as variables affecting ROA. The results showed that the explanatory power of these variables on the performance of conventional commercial banks increased under RGEC, while it declined for Islamic commercial banks. These results indicated that RGEC provided a more relevant assessment framework for conventional commercial banks than for Islamic commercial banks, and this requiring adjustments to bank soundness assessment indicators to better suit the operational characteristics of Islamic banking.
Collections
- UF - Syariah Economic [652]

