| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi potensi kitosan asal maggot BSF (Hermetia illucens) sebagai antikolesterol melalui uji praklinis menggunakan hewan model. Rancangan acak lengkap (RAL) digunakan sebagai rancangan percobaan, dengan 50 ekor tikus Sprague dawley jantan usia 9–10 minggu dengan kisaran bobot badan (BB) 100–150 g. Perlakuan terdiri atas (1) kontrol = ransum komersil, (2) hiperkolesterolemia = ransum tinggi kolesterol + 10 ppm propiltiourasil (PTU), (3) statin = HC + 10 ppm statin, (4) 200 K-BSF = HC + 200 ppm kitosan BSF, dan (5) 400 K-BSF = HC + 400 ppm kitosan BSF. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan diuji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian 400 ppm kitosan terbukti berpengaruh nyata (p<0,05) dalam menurunkan konsumsi nutrien, menurunkan kadar profil lipid plasma (kolesterol total, TG, dan LDL), serta memperbaiki biokimia darah (ALT, AST, BUN, kreatinin, dan albumin) tanpa mengganggu kesehatan. Pemberian 400 ppm kitosan juga dapat memperbaiki kondisi hepar tikus yang mengalami hiperkolesterolemia. Temuan ini menunjukkan bahwa kitosan dosis 400 ppm efektif dijadikan sebagai agen antikolesterol. | |