| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian pupuk organik dan pupuk KCl pada berbagai tingkat terhadap pertumbuhan, produksi, dan kandungan nutrien rumput Pakchong. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama yaitu pupuk organik (O) yang terdiri dari enam taraf perlakuan : O0 (0 ton ha-1), O1 (2,5 ton ha-1), O2 (5,0 ton ha-1), O3(7,5 ton ha-1), O4 (10,0 ton ha-1), O5 (12,5 g ha-1). Faktor kedua pupuk KCl (K) terdiri dari empat taraf perlakuan : K0 (0 kg ha-1), K1 (150 kg ha-1), K2 (200 kg ha-1), dan K3 (250 kg ha-1) dengan sebelas ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik dan KCl tidak menunjukkan interaksi yang nyata (P>0,05) terhadap pertumbuhan dan produksi rumput Pakchong pada umur 8 minggu setelah tanam, namun masing-masing faktor memberikan pengaruh terhadap parameter pertumbuhan. Pupuk organik dengan dosis 12,5 ton ha?¹ merupakan dosis optimal dalam meningkatkan diameter batang, jumlah daun, dan produksi biomassa, sedangkan pupuk KCl dengan dosis 250 kg
ha?¹ merupakan dosis optimal dalam meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, jumlah anakan, jumlah daun, serta produksi biomassa. Pada parameter nutrien, pemberian pupuk organik dan pupuk KCl tidak menunjukkan interaksi nyata (P>0,05) terhadap kandungan bahan kering (BK), abu, protein kasar (PK), lemak kasar (LK), serat kasar (SK), acid detergent fiber (ADF), dan neutral detergent fiber (NDF), sehingga kombinasi kedua pupuk belum memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kandungan nutrien rumput Pakchong pada umur panen 8 MST. | |