Strategi Nafkah dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Pernikahan Anak (Kasus: Desa Cibungur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta)
Abstract
Pernikahan anak masih menjadi permasalahan sosial yang berpotensi
memengaruhi kemampuan rumah tangga dalam mengelola sumber daya,
mengembangkan strategi nafkah, dan mencapai kesejahteraan. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh modal nafkah terhadap strategi nafkah, pengaruh
strategi nafkah terhadap tingkat kesejahteraan rumah tangga pernikahan anak, serta
perbedaan kepemilikan modal nafkah berdasarkan pola tinggal di Desa Cibungur,
Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Penelitian menggunakan
pendekatan kuantitatif yang dilengkapi data kualitatif melalui survei terhadap 35
rumah tangga pernikahan anak. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif,
uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan modal nafkah tidak
berbeda secara signifikan berdasarkan pola tinggal. Rumah tangga yang tinggal
mandiri maupun bersama orang tua atau mertua masih memperoleh dukungan
keluarga dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan pengasuhan anak. Temuan
ini menunjukkan pentingnya penguatan modal manusia, kemandirian ekonomi, dan
akses terhadap sumber penghidupan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan
sekaligus mencegah keberlanjutan pernikahan anak.

