Prediksi Potensi Senyawa pada Daun Kemuning sebagai Antiobesitas Menggunakan Multi-Network Clustering
Date
2026Jenis/Type
TesisSubtype
Case StudiesAuthor
PUSPITASARI, INDAH
Kusuma, Wisnu Ananta
Haryanto, Toto
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini menerapkan pendekatan farmakologi jaringan (network
pharmacology) secara komputasional dengan kerangka kerja Multi-Network
Clustering (MNC) untuk menganalisis jaringan protein dan domain yang berkaitan
dengan potensi antiobesitas daun kemuning (Murraya paniculata). Sebanyak 16
senyawa hasil analisis LC–MS dari Fatriani et al. (2024) diseleksi berdasarkan galat
massa ±5 ppm dan drug-likeness menggunakan SwissADME. Target protein
diprediksi menggunakan SuperPred dan diintegrasikan dengan data gen terkait
obesitas dari OMIM. Setelah pemetaan, standardisasi UniProt ID, penyaringan, dan
deduplikasi, diperoleh 559 protein unik. Data PPI, DDI, dan PDA dari STRING,
3DID, dan Pfam kemudian dikonstruksi dalam bentuk matriks dan diintegrasikan
dalam kerangka MNC. Algoritma MNC menggunakan MCL sebagai inisialisasi
dan melakukan optimasi fungsi objektif melalui pembaruan ? dan H hingga
konvergen pada iterasi ke-468. MNC menghasilkan 13 klaster dibandingkan 63
klaster pada MCL, dengan peningkatan ukuran rata-rata dan kerapatan modul
masing-masing sebesar 27,26% dan 11,08%. Validasi dan pembobotan multi
kriteria mengidentifikasi Cluster_2 dan Cluster_4 sebagai klaster terkuat. Analisis
sentralitas mengidentifikasi ESR1, EP300, dan CREBBP sebagai protein hub
utama. Citric acid dan murraol teridentifikasi sebagai kandidat senyawa yang
berpotensi berinteraksi dengan target tersebut, sedangkan EP300 dan CREBBP
memiliki tujuh domain fungsional Pfam yang mendukung perannya dalam regulasi
transkripsi dan metabolisme yang berkaitan dengan obesitas. Hasil ini
menunjukkan bahwa integrasi PPI, DDI, dan PDA melalui MNC dapat digunakan
untuk mengidentifikasi kandidat target dan senyawa anti-obesitas dari M.
paniculata. This study applied a computational network pharmacology approach using the
Multi-Network Clustering (MNC) framework to analyze the protein and domain
networks associated with the antiobesity potential of kemuning leaves (Murraya
paniculata). A total of 16 compounds identified via LC–MS analysis by Fatriani et
al. (2024) were selected based on a mass error of ±5 ppm and drug-likeness assessed
using SwissADME. Target proteins were predicted using SuperPred and integrated
with obesity-related gene data from OMIM. Following mapping, UniProt ID
standardization, filtering, and deduplication, 559 unique proteins were identified.
PPI, DDI, and PDA data from STRING, 3DID, and Pfam were then organized into
matrices and integrated into the MNC framework. The MNC algorithm used MCL
for initialization and optimized the objective function by updating ? and H until
convergence at the 468th iteration. MNC produced 13 clusters compared to 63
clusters in MCL, with increases in average module size and density of 27.26% and
11.08%, respectively. Multi-criteria validation and weighting identified
Cluster_2 and Cluster_4 as the strongest clusters. Centrality analysis identified
ESR1, EP300, and CREBBP as the main hub proteins. Citric acid and murraol were
identified as candidate compounds that could potentially interact with these targets,
while EP300 and CREBBP possess seven Pfam functional domains that support
their roles in the network.

