Pemanfaatan Ultrasonografi dan Radiografi Digital untuk Penentuan Tingkat Kematangan Gonad Ikan Mas (Cryprinus carpio)
Abstract
Penentuan tingkat kematangan gonad (TKG) ikan mas (Cyprinus carpio) umumnya dilakukan melalui pengamatan morfologi gonad dan histologi yang bersifat invasif. Penelitian ini bertujuan mengonfirmasi pemanfaatan ultrasonografi (USG) dan radiografi digital serta mengidentifikasi stadium kematangan gonad ikan mas secara non-invasif. Penelitian dilakukan secara dianalisis secara deskriptif menggunakan 40 ekor ikan mas yang terdiri atas 20 ekor jantan dan 20 ekor betina. Pemeriksaan meliputi pencitraan USG, radiografi digital dengan media kontras, pengamatan morfologi gonad, pengukuran indeks gonadosomatik (IGS), indeks hepatosomatik (IHS), serta pengukuran diameter oosit menggunakan ImageJ. Hasil menunjukkan bahwa USG mampu memvisualisasikan perubahan morfologi dan ekogenisitas gonad seiring peningkatan TKG. Radiografi digital dapat memberikan gambaran morfologi gonad namun belum optimal untuk pengukuran diameter oosit karena batas antar oosit tidak terlihat jelas dan terdapat kebocoran media kontras. Diameter oosit hasil USG pada TKG III dan IV masing-masing sebesar 0,56±0,13 mm dan 1,12±0,14 mm sedangkan histologinya sebesar 0,40±0,10 mm hingga 0,80±0,06 mm. Nilai IGS cenderung meningkat sedangkan IHS cenderung menurun seiring perkembangan TKG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa USG lebih berpotensi digunakan sebagai metode non-invasif untuk membantu menentukan TKG ikan mas sedangkan radiografi digital berperan sebagai metode pendukung dalam visualisasi morfologi gonad.
Collections
- UF - Aquaculture [2294]

