Show simple item record

dc.contributor.advisorAchsani, Noer Azam
dc.contributor.advisorIrawan, Tony
dc.contributor.authorPramadi, Didit
dc.date.accessioned2026-08-14T08:01:29Z
dc.date.available2026-08-14T08:01:29Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178984
dc.description.abstractTujuan penelitian ini menganalisis kinerja keuangan, aktivitas investasi dan fleksibilitas keuangan pada perusahaan usaha jasa pertambangan, studi kasus pada PT XYZ. Analisa dilakukan menggunakan data keuangan tahun 2013 - 2023 yang mencakup masa sebelum dan sesudah transformasi perusahaan. Transformasi Perusahaan dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki kinerja operasi, kinerja keuangan dan pertumbuhan perusahaan. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji uji beda (Wilcoxon Signed Rank Test dan Paired Sample t-Test) untuk melihat perbedaan signifikan kinerja keuangan sebelum dan sesudah transformasi. Selain itu, pengaruh kinerja keuangan dan aktivitas investasi terhadap fleksibilitas keuangan diuji menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Analisis deskriptif menunjukkan peningkatan rata – rata variabel yang diteliti : fleksibilitas keuangan, return on asset, current ratio, debt to asset ratio, total asset turn over dan aktivitas investasi setelah transformasi perusahaan dilakukan, yang menunjukan adanya tren perbaikan kinerja keuangan perusahaan secara kuantitatif. Secara statistik uji beda menunjukan tidak ada perbedaan yang signifikan variabel fleksibilitas keuangan, return on asset, current ratio dan debt to asset ratio sebelum dan setelah transformasi perusahaan, sebaliknya variabel total asset turn over dan aktivitas investasi menunjukan perbedaan signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa transformasi perusahaan telah mulai menunjukkan arah perbaikan, namun membutuhkan waktu yang lebih panjang agar dampaknya benar-benar terakumulasi dan stabil. Selain itu, hasil analisa hubungan antara kinerja keuangan dengan fleksibilitas keuangan menggunakan ARDL menunjukkan bahwa variabel return on asset, debt to asset ratio dan aktivitas investasi merupakan variable yang signifikan mempengaruhi fleksibilitas keuangan perusahaan, sedangkan variabel current ratio dan total asset turn over memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap fleksibilitas keuangan perusahaan. Penelitian ini memiliki implikasi yang relevan bagi manajemen perusahaan sebagai bahan pertimbangan dalam menetapkan kebijakan transformasi perusahaan, pengelolaan keuangan dan keputusan investasi. Profitabilitas tinggi, utang yang terjaga, likuiditas yang stabil dan aktivitas investasi harus menjadi fokus perusahaan dapat memperbaiki fleksibilitas keuangan perusahaan. Hal ini penting dalam menghadapi dinamika industri pertambangan yang sangat dinamis dan mendorong pertumbuhan.
dc.description.abstractThe objective of this study is to analyze the financial performance, investment activity and financial flexibility of a mining services company, using PT XYZ as a case study. The analysis was conducted using financial data from 2013 to 2023, covering the periods before and after the company’s transformation. The company’s transformation was undertaken as an effort to improve its operational performance, financial performance, and growth. The analytical methods used include descriptive analysis and hypothesis tests (wilcoxon signed-rank test and paired-sample t-test) to identify significant differences in financial performance before and after the transformation. Additionally, the effects of financial performance and investment activity on financial flexibility were tested using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method. Descriptive analysis shows an increase in the average values of the variables studied—financial flexibility, return on assets, current ratio, debt-to-asset ratio, total asset turnover, and investment activity—following the corporate transformation, indicating a trend of quantitative improvement in the company’s financial performance. Statistically, the t-test showed no significant differences in the variables of financial flexibility, return on assets, current ratio, and debt-to-asset ratio before and after the corporate transformation; conversely, the variables of total asset turnover and investment activity showed significant differences. This indicates that the company’s transformation has begun to show signs of improvement, but it will take more time for the effects to fully materialize and stabilize. Furthermore, the results of the analysis of the relationship between financial performance and financial flexibility using the ARDL model show that return on assets, debt-to-asset ratio, and investment activity are significant variables influencing a company’s financial flexibility, whereas the current ratio and total asset turnover have no significant effect on a company’s financial flexibility. This study has relevant implications for corporate management as a basis for consideration in establishing corporate transformation policies, financial management, and investment decisions. High profitability, well-managed debt, stable liquidity, and investment activity should be the company’s focus to improve its financial flexibility. This is crucial in navigating the highly dynamic mining industry and driving growth.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Kinerja Keuangan, Aktivitas Investasi dan Fleksibilitas Keuangan pada Perusahaan Usaha Jasa Pertambangan (Studi Kasus PT XYZ)id
dc.title.alternativeFinancial Performance Analysis, Investment Activities, and Financial Flexibility in a Mining Services Company (Case Study of PT XYZ)
dc.typeTesis
dc.subject.keywordARDLid
dc.subject.keywordinvestment activityid
dc.subject.keywordfinancial flexibilityid
dc.subject.keywordFinancial performanceid
dc.subject.keywordUji bedaid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record