Aksi Kolektif Masyarakat dalam Program Kampung Iklim dan Dampaknya terhadap Kebermanfaatan Sosial, Ekonomi, dan Ekologis (Kasus: RW 07 Kelurahan Kebon Pisang, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung)
Abstract
Perubahan iklim mendorong Pemerintah Indonesia mengimplementasikan Program Kampung Iklim (ProKlim). RW 07 Kelurahan Kebon Pisang, Kota Bandung berhasil meraih penghargaan ProKlim Lestari tahun 2023. Keberhasilan tersebut lebih banyak ditunjukkan melalui capaian program, sedangkan implementasi ProKlim belum banyak dikaji secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat aksi kolektif, tingkat kebermanfaatan Program Kampung Iklim, serta menganalisis hubungan antara keduanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif dengan melibatkan 62 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis dilakukan secara deskriptif dan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aksi kolektif lebih banyak diwujudkan melalui aksi individu di tingkat rumah tangga. Kebermanfaatan sosial dan ekologis tergolong tinggi, sedangkan manfaat ekonomi belum optimal. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa tingkat aksi kolektif hanya berhubungan signifikan dengan manfaat ekonomi, namun tidak dengan manfaat sosial dan ekologis. Climate change has encouraged the Indonesian Government to implement the Climate Village Program (ProKlim). RW 07 of Kebon Pisang Urban Village, Bandung City, received the ProKlim Lestari Award in 2023. However, the program's success has mainly been assessed based on program achievements, while the implementation of ProKlim has received limited quantitative assessment. This study aimed to identify the level of collective action, assess the level of program benefits, and analyze the relationship between the two variables. A quantitative approach supported by qualitative data was employed involving 62 respondents selected through accidental sampling. Data were analyzed descriptively using Spearman's Rank Correlation test. The findings indicate that collective action was predominantly manifested through individual household actions. Social and ecological benefits were high, whereas economic benefits were not yet optimal. Spearman's rank correlation analysis showed that collective action was significantly associated only with economic benefits, but not with social or ecological benefits.

