Literasi Digital Anggota Kelompok Wanita Tani dan Pemanfaatan Media Sosial di Bidang Pertanian.
Abstract
Literasi digital merupakan salah satu kemampuan penting bagi kelompok tani
dalam memaksimalkan potensi teknologi informasi untuk mendukung sektor
pertanian di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan
antara karakteristik anggota KWT dan penggunaan media sosial dengan tingkat literasi digital, serta hubungan tingkat literasi digital anggota KWT dengan tingkat pemanfaatan media sosial di bidang pertanian. Penelitian dilaksanakan pada KWT D’Shafa yang berlokasi di Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Kota Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui metode sensus. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam kepada seluruh anggota KWT D’Shafa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital anggota KWT D’Shafa berada pada kategori tinggi untuk variabel etika dan budaya digital, sedangkan variabel kecakapan dan keamanan digital berada pada kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kecakapan dan keamanan digital anggota KWT D’Shafa dengan tingkat pemanfaatan media sosial di bidang pertanian.
Digital literacy is one of the important skills for farmer groups in
maximizing the potential of information technology to support the agricultural
sector in urban areas. This study aims to analyze the relationship between the
characteristics of KWT members and social media usage with the level of digital
literacy, as well as the relationship between the level of digital literacy of KWT
members and the level of social media utilization in the agricultural sector. The
research was conducted on KWT D'Shafa located in Malaka Sari Village, Duren
Sawit District, East Jakarta City. This research uses a quantitative approach
supported by qualitative data through the census method. Data collection was
conducted using questionnaires and in-depth interviews with all members of KWT D’Shafa. The findings indicate the digital literacy level of KWT D’Shafa members falls into the high category for the variables of digital ethics and culture, while the variables of digital skills and security fall into the moderate category. There is a significant relationship between the digital skills and security variables of KWT D’Shafa members and the level of social media utilization in the agricultural sector.

