Show simple item record

dc.contributor.advisorYulianda, Fredinan
dc.contributor.advisorYulianto, Gatot
dc.contributor.authorLetahiit, Asmarita
dc.date.accessioned2026-08-14T07:09:39Z
dc.date.available2026-08-14T07:09:39Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178880
dc.description.abstractTerumbu karang merupakan ekosistem laut yang memiliki fungsi ekologis, ekonomi, dan sosial yang penting serta berperan sebagai penunjang kegiatan wisata bahari. Pulau Isa’u yang berada di kawasan Pulau Tujuh, Negeri Pasanea, Kabupaten Maluku Tengah memiliki potensi sumber daya terumbu karang yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata snorkeling dan diving. Namun, pemanfaatan sumber daya tersebut belum dilakukan secara optimal dan berkelanjutan. Fluktuasi jumlah wisatawan, belum adanya strategi pengelolaan yang terintegrasi, rendahnya promosi kawasan, serta kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan menjadi beberapa faktor yang memengaruhi pengelolaan wisata bahari di kawasan ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengelolaan ekosistem terumbu karang sebagai kawasan wisata bahari berkelanjutan di Pulau Isa’u dengan mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengamatan ekologi menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT) untuk memperoleh data tutupan karang dan Underwater Visual Census (UVC) untuk pengamatan ikan karang. Analisis kesesuaian wisata dilakukan menggunakan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), sedangkan daya dukung kawasan dianalisis dengan metode Daya Dukung Kawasan (DDK). Nilai ekonomi ekosistem terumbu karang dihitung menggunakan Travel Cost Method (TCM) dan Willingness To Pay (WTP). Perumusan strategi pengelolaan dilakukan melalui pendekatan A’WOT, yaitu kombinasi antara Analytical Hierarchy Process (AHP) dan analisis SWOT yang melibatkan para pemangku kepentingan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas perairan Pulau Isa’u masih berada dalam kondisi yang sesuai bagi pertumbuhan terumbu karang. Persentase tutupan karang hidup rata-rata termasuk kategori baik, meskipun terdapat beberapa area dengan kondisi sedang hingga buruk yang memerlukan upaya rehabilitasi. Kesesuaian wisata menunjukkan bahwa Pulau Isa’u memiliki potensi untuk pengembangan wisata snorkeling dan diving, dengan Area 5 sebagai lokasi paling potensial karena sesuai untuk kedua aktivitas tersebut. Daya dukung kawasan wisata bahari mencapai 110 orang/hari, terdiri atas 58 orang/hari untuk kegiatan diving dan 52 orang per hari untuk kegiatan snorkeling. Nilai ekonomi eksisting wisata berbasis ekosistem terumbu karang sebesar Rp1.325.493.460/tahun dan berpotensi meningkat menjadi Rp48.757.701.556/ tahun apabila pemanfaatan kawasan dilakukan sesuai daya dukung kawasan. Nilai rata-rata kesediaan membayar Expected Willingness to Pay (EWTP) wisatawan sebesar Rp39.677,42/wisatawan, yang menunjukkan adanya kesediaan wisatawan untuk mendukung pengelolaan dan konservasi kawasan secara berkelanjutan. Hasil analisis A’WOT menunjukkan bahwa strategi pengelolaan terumbu karang di Pulau Isa’u berada pada Kuadran I dengan koordinat (0,336; 0,244), sehingga strategi yang direkomendasikan adalah strategi agresif (SO), yaitu memanfaatkan kekuatan internal untuk mengambil peluang eksternal. Strategi tersebut meliputi pengembangan wisata bahari berbasis konservasi, peningkatan promosi melalui teknologi informasi, penguatan kapasitas masyarakat dan pengelola wisata, peningkatan koordinasi antar pemangku kepentingan, serta penguatan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem terumbu karang. Strategi tersebut diharapkan mampu mendukung pemanfaatan sumber daya terumbu karang secara optimal sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleOptimalisasi Pemanfaatan Terumbu Karang Untuk Kawasan Wisata Bahari Pulau Isa’u, Negeri Pasanea, Kabupaten Maluku Tengah.id
dc.title.alternativeOptimization of Coral Reef Utilization for Marine Tourism on Isa’u Island, Pasanea Village, Maluku Province.
dc.typeTesis
dc.subject.keywordA’WOTid
dc.subject.keyworddaya dukung kawasanid
dc.subject.keywordnilai ekonomiid
dc.subject.keywordpengelolaan berkelanjutanid
dc.subject.keywordterumbu karangid
dc.subject.keywordwisata bahari.id
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record