Show simple item record

dc.contributor.advisorFauzi, Ichsan Achmad
dc.contributor.advisorSetiawati, Mia
dc.contributor.advisorEkasari, Julie
dc.contributor.authorAzhari, M.
dc.date.accessioned2026-08-14T06:36:50Z
dc.date.available2026-08-14T06:36:50Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178837
dc.description.abstractIndustri pakan terus didorong untuk lebih banyak menggunakan bahan baku berbasis nabati dibandingkan dengan hewani. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan baku hewani seperti tepung ikan dalam formulasi pakan ikan. Bahan baku berbasis nabati yang umum digunakan diantaranya soybean meal dan pollard. Kedua bahan baku tersebut merupakan sumber protein dan karbohidrat bagi ikan. Namun, saat ini untuk memenuhi kebutuhan terhadap soybean meal dan pollard di Indonesia masih bergantung pada hasil impor. Ketergantungan terhadap suplai bahan baku impor menimbulkan ketidakstabilan harga pakan di pabrikan dikarenakan adanya fluktuasi harga, berdasarkan nilai tukar rupiah yang terus melemah. Industri pakan tidak hanya dituntut menggunakan bahan baku berbasis nabati, tetapi juga melakukan eksplorasi bahan baku alternatif yang dapat diperoleh dari dalam negeri. Bahan baku nabati alternatif dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada hasil impor, salah satunya adalah daun Indigofera zollingeriana. Akan tetapi, tantangan bahan baku berbasis nabati yakni tingginya kandungan anti-nutritional factors (ANFs) dan serat kasar, sehingga diperlukan peningkatan kualitas terlebih dahulu melalui pre-treatment. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan pre-treatment yang tepat untuk meningkatkan kualitas daun I. zollingeriana sehingga kecernaan bahan baku tersebut oleh ikan dapat meningkat dan meningkatkan persentase penggunaannya di dalam formulasi pakan. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan September 2025 - April 2026. Penelitian ini terdiri dari 3 tahapan, yakni Tahap 1 dilakukan pre-treatment daun I. zollingeriana (tanpa pre-treatment, pemanasan, enzim koktail dosis 0,4 g kg-1, dan kombinasi antara pemanasan + enzim koktail dosis 0,4 g kg-1). Pada Tahap 2 uji kecernaan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan, yakni pakan reference diet (RD), KPT0 (tanpa pre-treatment), KPT1 (pemanasan), KPT2 (koktail dosis 0,4 g kg-1), KPT3 (pemanasan + koktail dosis 0,4 g kg-1). Pakan yang digunakan berupa pakan komersial dan bahan baku yang sudah di pre-treatment dengan perbandingan 70:30 serta Cr2O3 sebanyak 0,6% sebagai marker. Sedangkan pada Tahap 3 uji pertumbuhan dirancang menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan dan tiga ulangan, yakni persentase berbeda di dalam formulasi pakan (IZPT 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%). Setiap formulasi pakan pada masing-masing perlakuan sudah dirancang isoprotein dan isoenergi. Parameter yang diamati pada Tahap 1 meliputi proksimat lengkap, ANFs (tanin dan saponin), fraksi serat kasar neutral detergent fiber (NDF), acid detergent fiber (ADF), dan asam amino. Tahap 2 meliputi kecernaan nutrient, energi, bahan baku dan total. Sedangkan pada Tahap 3 meliputi enzim pencernaan (tripsin, kimotripsin, lipase dan amilase), morfometri usus (lebar vili, tinggi vili dan luas area penyerapan) dan performa pertumbuhan (rasio konversi pakan (RKP), laju pertumbuhan spesifik (LPS), jumlah konsumsi pakan (JKP), tingkat kelangsungan hidup (TKH), rasio efisiensi protein (REP) dan retensi protein (RP)). Hasil penelitian menunjukkan KPT3 (pemanasan + koktail dosis 0,4 kg-1) merupakan perlakuan terbaik pada tahap uji kecernaan dengan menghasilkan nilai kecernaan protein yang berbeda nyata (p<0,05) lebih tinggi dibandingkan (KPT0 dan KPT2, bahkan berbeda tidak nyata (p>0,05) dengan reference diet. Pada uji pertumbuhan persentase maksimal di dalam formulasi pakan ikan nila yakni (IZPT 15%) dikarenakan tidak menyebabkan penurunan aktivitas enzim pencernaan (tripsin, kimotripsin, lipase dan amilase), morfometri usus (lebar vili, tinggi vili dan luas area penyerapan) dan performa pertumbuhan (LPS, RKP, REP dan RP).
dc.description.sponsorshipLPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePeningkatan kualitas daun Indigofera zollingeriana melalui pre-treatment sebagai bahan baku pada pakan ikan nilaid
dc.title.alternativeImproving the quality of Indigofera zollingeriana leaves through pre-treatment as a raw material for tilapia feed
dc.typeTesis
dc.subject.keywordbahan baku imporid
dc.subject.keywordindigofera zollingerianaid
dc.subject.keywordkecernaanid
dc.subject.keywordperforma pertumbuhanid
dc.subject.keywordpre-treatmentid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record