Komposisi dan Distribusi Ukuran Hasil Tangkapan Pancing Ulur dengan Konstruksi Mata Pancing yang Berbeda di Perairan Cilacap
Date
2026Author
Simanjuntak, Chrisatya Hotasi Jeremia
Iskandar, Mokhamad Dahri
Simbolon, Domu
Metadata
Show full item recordAbstract
Pancing ulur merupakan alat tangkap yang banyak digunakan nelayan skala
kecil di Perairan Cilacap untuk menangkap ikan pelagis besar. Nelayan di
Perairan Cilacap masih menggunakan konstruksi mata pancing single hook untuk
menangkap ikan tuna dan cakalang. Penelitian bertujuan menentukan komposisi
jenis dan jumlah hasil tangkapan, distribusi ukuran ikan dominan, serta konstruksi
mata pancing yang paling efektif. Metode yang digunakan adalah experimental
fishing selama 10 hari operasi penangkapan dengan tiga perlakuan, yaitu single
hook, double hook, dan quadruple hook, yang dioperasikan secara paralel pada
kondisi penangkapan yang relatif sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total
hasil tangkapan terdiri atas 257 ekor dari lima jenis ikan dengan dominasi tuna
sirip kuning sebesar 72,8%. Perlakuan double hook menghasilkan tangkapan
tertinggi sebanyak 104 ekor dengan persentase ikan target sebesar 96%,
sementara quadruple hook menghasilkan tangkapan terendah. Hal ini
menunjukkan bahwa penggunaan double hook cenderung lebih efektif, sehingga
dapat direkomendasikan untuk digunakan bagi nelayan pancing ulur di Perairan
Cilacap. Handline fishing gear is widely used by small scale fishers at the Cilacap
Waters to catch large pelagic species. Local fishers at the Cilacap waters generally
continue to use single hook systems to catch tuna and skipjack tuna. This study
aimed to determine the species composition and quantity of catches, the size
distribution of dominant fish species, and the most effective hook construction.
The study applied an experimental fishing method over a 10 days fishing
operation using three hook configurations, single hook, double hook, and
quadruple hook, which were operated simultaneously under relatively similar
fishing conditions. The results showed that the total catch consisted of 257
individuals from five fish species, with yellowfin tuna dominating the catch at
72.8%. The double hook configuration produced the highest catch, totaling 104
individuals, with a target species percentation of 96%, whereas the quadruple
hook configuration resulted in the lowest catch. These findings suggest that the
use of double hook tends to be more effective, thus allowing it to be
recommended for use by handline fishers operating at the Cilacap waters.

