| dc.contributor.advisor | Nurhayati, Popong | |
| dc.contributor.advisor | Asnawi, Yudha Heryawan | |
| dc.contributor.author | Lukito, Pryo Adi | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-14T06:23:00Z | |
| dc.date.available | 2026-08-14T06:23:00Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178779 | |
| dc.description.abstract | Agribisnis kelapa sawit menghadapi tekanan yang semakin besar untuk meminimalkan dampak lingkungan tanpa mengurangi daya saing dan keberlanjutan bisnis utama. Sektor agribisnis yang dipilih menjadi studi kasus adalah PT Teladan Prima Agro yang beroperasi di Provinsi Kalimantan Timur (PT TPA). PT TPA merupakan perusahaan agribisnis kelapa sawit yang terintegrasi dari hulu – hilir dengan produk akhir berupa CPO, PK, CPKO dan PKE. PT TPA saat ini menghadapi tantangan untuk mengoptimalkan efisiensi operasional dan biaya untuk mendukung program strategi hijau dalam ESG Roadmap perusahaan serta keberlanjutan bisnis.
Studi ini menganalisis indikasi involusi pada implementasi strategi industri hijau di sektor agribisnis kelapa sawit, menghitung potensi dampak lingkungan sistem produksi kelapa sawit, serta mengembangkan strategi industri hijau pada perusahaan agribisnis kelapa sawit. Implementasi industri hijau dievaluasi menggunakan pendekatan involution index yang membandingkan effort index dan outcome index, sedangkan potensi dampak lingkungan dihitung menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) dengan batas sistem cradle-to-gate. Faktor internal dan eksternal dievaluasi menggunakan matrik evaluasi internal (IFE) dan evaluasi eksternal (EFE). Keduanya digabungkan menggunakan matrik hubungan internal eksternal (IE) untuk mengetahui posisi perusahaan dan pemilihan fokus strategi. Alternatif strategi dihasilkan dari matrik TOWS yang diperkaya dengan Blue Ocean Strategy (BOS) dan kerangka kerja implementasi strategi berupa: Mechanism, Intervention, Coordinating, and Organizing (MICO).
Hasil penelitian menunjukkan implementasi strategi industri hijau telah berjalan relatif baik, namun masih terindikasi terjadi involusi parsial dengan nilai involution index sebesar 0,44, artinya terjadi ketidakseimbangan antara peningkatan upaya perusahaan dengan kemampuan organisasi dalam menghasilkan efisiensi operasional dan biaya. Dampak lingkungan potensial PT TPA menunjukkan aktivitas pemupukan adalah hotspot utama, akibat ketergantungan yang tinggi dengan pupuk kimia dalam sistem budidaya. Hasil analisis IFE dan EFE masing-masing sebesar 2,36 dan 2,67 menempatkan perusahaan pada posisi hold and maintain, sehingga dihasilkan enam alternatif strategi industri hijau, yaitu fokus pada: meningkatkan efisiensi penggunaan input bahan kimia, memperkuat integrasi digitalisasi dan traceability, memperluas ekonomi sirkular dan energi terbarukan, meningkatkan kapasitas adaptasi tanaman terhadap perubahan iklim, serta pengembangan program berkelanjutan berbasis HAM dan ketenagakerjaan internasional. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi involution index dan LCA dapat digunakan sebagai pendekatan evaluasi implementasi strategi industri hijau pada sektor agribisnis kelapa sawit. | |
| dc.description.abstract | The palm oil agribusiness sector faces increasing pressure to minimize environmental impacts without compromising the competitiveness and sustainability of its core business. This study uses PT Teladan Prima Agro (PT TPA), an integrated palm oil agribusiness company operating in East Kalimantan Province, as a case study. PT TPA manages operations from upstream to downstream, with end products consisting of CPO, PK, CPKO, and PKE. The company currently faces the challenge of optimizing operational and cost efficiency while implementing the green strategy program outlined in its ESG Roadmap, raising the question of whether increased sustainability effort has translated into proportional efficiency gains — a condition conceptually described as involution.
This study analyzes indications of involution in the implementation of green industry strategies in the palm oil agribusiness sector, calculates the potential environmental impacts of palm oil production systems, and develops green industry strategies for palm oil agribusiness companies. Green industry implementation was evaluated using an involution index approach comparing the effort index and outcome index, while potential environmental impacts were calculated using a Life Cycle Assessment (LCA) approach with a cradle-to-gate system boundary. Internal and external factors were evaluated using Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE) matrices, which were then combined using an Internal-External (IE) Matrix to determine the company's strategic position. Alternative strategies were generated using the TOWS matrix, enhanced with the Blue Ocean Strategy (BOS) and the Mechanism, Intervention, Coordinating, and Organizing (MICO) implementation framework.
The results showed that implementation of the green industry strategy has been relatively successful. However, indications of partial involution remain, with an involution index value of 0.44, reflecting an imbalance between the company's increased effort and its ability to generate proportional operational and cost efficiencies. Fertilization emerged as the major environmental hotspot, driven by the plantation's high dependence on chemical fertilizers. The IFE and EFE scores of 2.36 and 2.67, respectively, place the company in a hold-and-maintain position, resulting in six alternative green industry strategies: increasing the efficiency of chemical input use, strengthening the integration of digitalization and traceability, expanding the circular economy and renewable energy, increasing plants' adaptive capacity to climate change, and developing sustainability programs based on human rights and international labor standards. These findings indicate that integrating the involution index with LCA can serve as an effective evaluation approach for green industry strategy implementation in the palm oil agribusiness sector. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pengembangan Strategi Industri Hijau di Perusahaan Agribisnis Kelapa Sawit: Studi Kasus di PT | id |
| dc.title.alternative | Green Industry Strategy Development in a Palm Oil Agribusiness Company: A Case Study at PT. Teladan Prima Agro, East Kalimantan | |
| dc.type | Tesis | |
| dc.subject.keyword | blue ocean strategy | id |
| dc.subject.keyword | corporate sustainability | id |
| dc.subject.keyword | green industry strategy | id |
| dc.subject.keyword | involution index | id |
| dc.subject.keyword | Life Cycle Assessment | id |
| dc.subject.keyword | palm oil agribusiness | id |
| dc.subtype | Theses | |