Show simple item record

dc.contributor.advisorMiftahudin
dc.contributor.advisorTjahjoleksono, Aris
dc.contributor.authorDAMAYANTI, DEWINA ALFINA
dc.date.accessioned2026-08-14T04:52:19Z
dc.date.available2026-08-14T04:52:19Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178639
dc.description.abstractBudidaya kentang (Solanum tuberosum L.) sering terkendala oleh penyakit layu bakteri yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum. Salah satu upaya memperoleh varietas tahan penyakit adalah melalui mutagenesis menggunakan iradiasi sinar gamma. Mutan kentang Kuning hasil iradiasi sinar gamma dosis 20 dan 30 Gy telah diseleksi berdasarkan ketahanannya terhadap R. solanacearum. Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman genetik mutan kentang Kuning menggunakan marka RAPD dan ISSR. Penelitian menggunakan enam klon mutan hasil iradiasi 20 Gy, enam klon mutan hasil iradiasi 30 Gy, dan satu klon non mutan. DNA tanaman dianalisis menggunakan marka RAPD dan ISSR berbasis PCR. Hasil penelitian menunjukkan tingkat polimorfisme marka RAPD sebesar 61,46% dan ISSR sebesar 54,01%. Koefisien similaritas Jaccard berkisar antara 0,55–0,90 dengan rata-rata 0,78, menunjukkan adanya variasi genetik antarklon. Analisis klaster menggunakan UPGMA dan Principal Component Analysis (PCA) memperlihatkan pengelompokan genetik yang jelas antara klon mutan dan non mutan. Klon KK 30.3 memiliki perbedaan genetik paling tinggi. Keragaman genetik tertinggi dihasilkan oleh iradiasi dosis 30 Gy.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeragaman Genetik Mutan Kentang Kuning (Solanum tuberosum L.) Berdasarkan Marka RAPD dan ISSRid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordpolimorfismeid
dc.subject.keywordRalstonia solanacearumid
dc.subject.keywordsinar gammaid
dc.subject.keywordUPGMAid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record