Keragaman Genetik Mutan Kentang Kuning (Solanum tuberosum L.) Berdasarkan Marka RAPD dan ISSR
Date
2026Author
DAMAYANTI, DEWINA ALFINA
Miftahudin
Tjahjoleksono, Aris
Metadata
Show full item recordAbstract
Budidaya kentang (Solanum tuberosum L.) sering terkendala oleh penyakit
layu bakteri yang disebabkan oleh Ralstonia solanacearum. Salah satu upaya
memperoleh varietas tahan penyakit adalah melalui mutagenesis menggunakan
iradiasi sinar gamma. Mutan kentang Kuning hasil iradiasi sinar gamma dosis 20
dan 30 Gy telah diseleksi berdasarkan ketahanannya terhadap R. solanacearum.
Penelitian ini bertujuan menganalisis keragaman genetik mutan kentang Kuning
menggunakan marka RAPD dan ISSR. Penelitian menggunakan enam klon mutan
hasil iradiasi 20 Gy, enam klon mutan hasil iradiasi 30 Gy, dan satu klon non
mutan. DNA tanaman dianalisis menggunakan marka RAPD dan ISSR berbasis
PCR. Hasil penelitian menunjukkan tingkat polimorfisme marka RAPD sebesar
61,46% dan ISSR sebesar 54,01%. Koefisien similaritas Jaccard berkisar antara
0,55–0,90 dengan rata-rata 0,78, menunjukkan adanya variasi genetik antarklon.
Analisis klaster menggunakan UPGMA dan Principal Component Analysis (PCA)
memperlihatkan pengelompokan genetik yang jelas antara klon mutan dan non
mutan. Klon KK 30.3 memiliki perbedaan genetik paling tinggi. Keragaman
genetik tertinggi dihasilkan oleh iradiasi dosis 30 Gy.
Collections
- UF - Biology [2469]

