Show simple item record

dc.contributor.advisorPurnamawati, Heni
dc.contributor.advisorMarwiyah, Siti
dc.contributor.authorDwipaysa, Indira
dc.date.accessioned2026-08-11T04:40:43Z
dc.date.available2026-08-11T04:40:43Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178186
dc.description.abstractProduksi kacang hijau (Vigna radiata L.) mengalami penurunan sehingga diperlukan teknik budidaya yang tepat, seperti pengaturan jarak tanam dan pemupukan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh jarak tanam dan pemupukan terhadap pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian ini berlangsung dari bulan September–Desember 2024. Penelitian menggunakan rancangan faktorial dengan dua faktor, yaitu jarak tanam dan dosis pupuk, serta dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil menunjukkan bahwa jarak tanam, pemupukan, dan interaksinya tidak berpengaruh nyata terhadap sebagian besar karakter pertumbuhan dan hasil. Namun, perlakuan jarak tanam memberikan pengaruh nyata terhadap bobot basah polong per petak, bobot kering polong per petak, estimasi hasil biji per petak, dan estimasi produktivitas. Jarak tanam 40 cm × 20 cm menghasilkan produktivitas tertinggi sebesar 0,45 ton ha-1. Pemupukan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Namun, berdasarkan nilai Relative Agronomic Effectiveness (RAE), dosis pupuk standar menunjukkan efektivitas agronomis yang baik. Oleh karena itu, jarak tanam 40 cm × 20 cm dan dosis pupuk standar direkomendasikan untuk diterapkan pada genotipe F8-VR10/V1-29.
dc.description.abstractMung bean (Vigna radiata L.) production has declined, requiring improved cultivation practices such as optimal plant spacing and fertilization. This study aimed to evaluate the effects of plant spacing and fertilization on the growth and yield of mung bean. The study was conducted from September 2024 to December 2024 using a factorial experimental design with two factors, plant spacing and fertilizer dosage, and data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that plant spacing, fertilization, and their interaction had no significant effect on most growth and yield parameters. However, planting spacing significantly affected fresh pod weight per plot, dry pod weight per plot, estimated seed yield per plot, and estimated productivity. The 40 cm × 20 cm planting spacing produced the highest productivity, reaching 0.45 t ha-1. Fertilization had no significant effect on mung bean growth and yield. However, based on the Relative Agronomic Effectiveness (RAE) value, the standard fertilizer dosage demonstrated good agronomic effectiveness. Therefore, a planting spacing of 40 cm × 20 cm and the standard fertilizer dosage are recommended for the F8-VR10/V1-29 genotype.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaturan Jarak Tanam dan Pemupukan untuk Optimalisasi Produksi Kacang Hijau (Vigna radiata L.)id
dc.title.alternativeOptimization of Plant Spacing and Fertilizer Application for Mung Bean (Vigna radiata L.) Production
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordketersediaan haraid
dc.subject.keywordkompetisi tanamanid
dc.subject.keywordproduktivitasid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record