Estimasi Kelayakan dan Strategi Pengolahan Limbah Lumpur Tinja (Studi Kasus: UPTD Pengelolaan Air Limbah Kota Bogor)
Date
2026Author
MAGHFIRA, NADIA NURUL
Ismail, Ahyar
Pramudita, Danang
Metadata
Show full item recordAbstract
UPTD Pengelolaan Air Limbah (PAL) Kota Bogor berperan dalam pengelolaan air limbah, termasuk penanganan lumpur tinja. Namun, pengelolaan lumpur tinja masih menjadi tantangan karena hasil pengolahan hanya ditimbun di sekitar kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi proses pengelolaan dan timbulan lumpur tinja; (2) menganalisis estimasi kelayakan pengolahan lumpur tinja; dan (3) menentukan strategi pengolahan lumpur domestik. Metode yang digunakan meliputi analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, analisis biaya dan manfaat, serta PROMETHEE. Hasil menunjukkan bahwa pengolahan lumpur tinja dilakukan secara bertahap, mulai dari penyedotan hingga pemurnian, dengan timbulan lumpur kering mencapai 1.637 ton per tahun. Estimasi kelayakan menunjukkan bahwa pengolahan layak secara nonfinansial maupun finansial pada seluruh skenario. Strategi terbaik dalam pengelolaan lumpur tinja adalah pemanfaatannya sebagai briket karena memperoleh peringkat tertinggi. The Bogor City Wastewater Management Unit (UPTD Pengelolaan Air Limbah/PAL) plays a role in wastewater management, including fecal sludge treatment. However, fecal sludge management remains a challenge because the treated sludge is currently only stockpiled within the facility area. This study aims to (1) identify the fecal sludge management process and sludge generation; (2) analyze the estimated feasibility of fecal sludge treatment; and (3) determine the most appropriate fecal sludge management strategy. The methods employed include qualitative and quantitative descriptive analyses, cost–benefit analysis, and the Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE). The results show that fecal sludge treatment is carried out in stages, from sludge collection to final treatment, producing approximately 1,637 tons of dried sludge annually. The feasibility assessment indicates that the proposed treatment is feasible from both non-financial and financial perspectives across all scenarios. Based on the PROMETHEE analysis, the optimal strategy for fecal sludge management is its utilization as briquettes, as this alternative achieved the highest ranking.

