Profil dan Analisis Kovarians Produktivitas dan Parameter Kualitas Air Pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Sistem Intensif di Banyuwangi
Date
2026Author
Makky, Ahmad Shofa Al
Hastuti, Yuni Puji
Supriyono, Eddy
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perbandingan kualitas air dan produktivitas budidaya udang vaname pada dua unit di PT Surya Windu Kartika Banyuwangi. Penelitian dilakukan pada tiga petak dari setiap unit dengan padat tebar 197 – 243 ekor/m2. Parameter yang diamati yaitu salinitas, suhu, pH, dissolved oxygen, kecerahan, TAN, nitrit, nitrat, fosfat, alkalinitas, TOM, TBC, TVC, survival rate, feed conversion ratio dan average daily growth. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dianalisis dengan uji t, Principal Component Analysis (PCA) dan analisis klaster. Hasil menunjukkan produktivitas antar kedua unit tidak berbeda nyata (p>0,05), namun unit dengan kualitas air yang lebih stabil menghasilkan produktivitas lebih baik. Faktor utama yang membedakan kedua lokasi yaitu dissolved oxygen, nutrien dan bahan organik. Analisis PCA menunjukkan keterkaitan antara bahan organik dengan peningkatan senyawa nitrogen yang dapat menurunkan ekologi kualitas air. Analisis klaster menunjukkan setiap unit membentuk kelompok sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda. The study aims to describe the comparison of water qualities and productivities of vannamei shrimp culture in Jatisari and Bomo units at PT Surya Windu Kartika Banyuwangi. The study was conducted in three ponds from each unit with stocking density of 197-243 fish/m2. The parameters observed were salinity, temperature, pH, dissolved oxygen, brightness, TAN, nitrite, nitrate, phosphate, alkalinity, TOM, TBC. TVC, survival rate, feed conversion ratio, average daily growth. The method used was comparative analysis using the t-test, Principal Component Analysis (PCA) and cluster analysis. The results showed that productivity between the two units was not significantly different (p>0,05), but the unit with more stable water quality produced better productivity. The main factors that diferrentiated the two locations were dissolved oxygen, nutrient, and organic matter. PCA analysis shows a relationship between organic matters and increased nitrogen compounds that can degrade the ecology of water quality. Cluster analysis shows that each unit forms group, so it can be concluded that each location has different characteristics.
Collections
- UF - Aquaculture [2294]

