Penggunaan Artificial Intelligence dalam Perkuliahan (Kasus: Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fisika, dan Smart Agriculture Institut Pertanian Bogor)
Date
2026Author
Romaz, Danendra Adisurya Putra
Nawireja, Iman Kasiman
Metadata
Show full item recordAbstract
Penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan tinggi memengaruhi cara mahasiswa mengakses informasi, memahami materi, dan mengelola waktu belajar. Perbedaan literasi digital, akses, dan karakteristik mahasiswa menyebabkan variasi pemanfaatan AI yang berdampak pada pola dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan pola belajar mahasiswa akibat penggunaan AI, menganalisis pengaruh perbedaan akses dan kemampuan terhadap pemanfaatan AI, serta mengkaji potensi ketimpangan proses dan hasil belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada mahasiswa Institut Pertanian Bogor. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik korelasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan akses dan kemampuan mahasiswa berhubungan dengan perbedaan pemanfaatan AI yang berpotensi menimbulkan kesenjangan digital dalam pembelajaran. The use of artificial intelligence (AI) in higher education influences how students access information, understand course materials, and manage their learning. Differences in digital literacy, access, and student characteristics lead to variations in AI utilization that affect learning patterns and outcomes. This study aims to identify changes in students' learning patterns resulting from AI use, analyze the influence of differences in access and capabilities on AI utilization, and examine the potential for inequalities in learning processes and outcomes. A quantitative survey was conducted among students at IPB University. Data were collected through questionnaires and analyzed using correlational statistical tests. The findings indicate that differences in students' access and capabilities are associated with variations in AI utilization, which may contribute to digital inequality in learning.

