Show simple item record

dc.contributor.advisorPutra, Heriansyah
dc.contributor.advisorErizal
dc.contributor.authorHuwaida, Ratna Atika
dc.date.accessioned2026-08-07T09:40:47Z
dc.date.available2026-08-07T09:40:47Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/177705
dc.description.abstractTanah pasir memiliki kohesi yang sangat rendah sehingga rentan mengalami erosi, penurunan, dan keruntuhan geser, sehingga diperlukan metode stabilisasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan parameter pembentukan kalsit pada metode Soybean Crude Urease–Calcite Precipitation (SCU-CP) untuk meningkatkan kekuatan tanah pasir bergradasi buruk (SP). Variasi konsentrasi ekstrak kedelai (20–100 g/L) diterapkan untuk mengevaluasi pengaruhnya terhadap presipitasi kalsit, laju hidrolisis, viskositas, pH, dan kadar organik larutan, serta parameter kuat geser tanah (kohesi dan sudut geser dalam) melalui pengujian direct shear dan acid leaching. Karakterisasi mineralogi dan morfologi dilakukan menggunakan XRD dan SEM, sedangkan hubungan antar parameter dianalisis menggunakan pemodelan Random Forest dan Symbolic Regression. Hasil menunjukkan bahwa rasio presipitasi, kadar organik, dan laju hidrolisis meningkat seiring peningkatan konsentrasi kedelai, namun peningkatan tersebut tidak selalu diikuti oleh peningkatan kekuatan tanah. Konsentrasi kedelai 20 g/L menghasilkan kondisi optimum, dengan kohesi meningkat dari 1,22 kPa (tanah tanpa perlakuan) menjadi 26,89 kPa dan sudut geser dalam dari 19,14° menjadi 41,22°, didukung oleh kandungan CaCO3 efektif tertinggi (3,50%) dan dominasi polimorf kalsit yang lebih stabil dibandingkan vaterit. Analisis korelasi dan feature importance menunjukkan bahwa CaCO3 merupakan parameter paling dominan terhadap peningkatan kekuatan tanah (feature importance rata-rata 21,5%), sementara persamaan symbolic regression mampu memprediksi kohesi dan sudut geser dalam dengan akurasi tinggi (R² 0,922–0,965). Penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas metode SCU-CP tidak hanya ditentukan oleh jumlah presipitasi yang terbentuk, tetapi juga oleh kualitas, distribusi, dan tipe polimorf CaCO3 yang dihasilkan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleAnalisis Parameter Pembentukan Kalsit Dalam Metode SCU-CP Untuk Peningkatan Kuat Geser Tanah Pasirid
dc.title.alternativeAnalysis of Calcite Formation Parameters in the Soybean Crude Urease–Calcite Precipitation (SCU-CP) Method for Enhancing the Shear Strength of Sandy Soil
dc.typeTesis
dc.subject.keywordKalsitid
dc.subject.keywordKekuatan geser tanahid
dc.subject.keywordSCU-CPid
dc.subject.keywordSymbollic regressionid
dc.subject.keywordTanah pasirid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record