Pengaruh Pola Penggunaan dan Pemanfaatan TikTok terhadap Efektivitas Komunikasi Interpersonal Remaja Pedesaan (Kasus: Desa Manggungharja, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung)
Abstract
Perkembangan teknologi digital meningkatkan penggunaan media sosial di kalangan
remaja, termasuk TikTok hingga di wilayah pedesaan. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pola penggunaan, pemanfaatan TikTok, efektivitas komunikasi
interpersonal, serta pengaruh keduanya di Desa Manggungharja. Penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif dengan seratus
responden pengguna aktif TikTok yang dipilih secara cluster random sampling.
Analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil
menunjukkan mayoritas responden menggunakan TikTok dengan intensitas tinggi,
didominasi jenis aktivitas consuming untuk memenuhi kebutuhan pelarian dan afektif.
Efektivitas komunikasi interpersonal ditandai tingginya empati dan kesetaraan,
sedangkan keterbukaan, dukungan, dan sikap positif relatif rendah. Pola penggunaan
TikTok tidak berpengaruh, pemanfaatan TikTok berpengaruh signifikan dan keduanya
berpengaruh signifikan secara simultan terhadap efektivitas komunikasi interpersonal
remaja di Desa Manggungharja. The rapid growth of digital technology has increased social media use among adolescents, including TikTok in rural areas. This study examined TikTok usage patterns, gratification, interpersonal communication effectiveness, and their influence among adolescents in Manggungharja Village. A quantitative approach supported by qualitative data was conducted with 100 active TikTok users selected through cluster random sampling. Data were analyzed using simple and multiple linear regression. Most respondents intensively used TikTok, mainly for content consumption to fulfill escapism and affective needs. Interpersonal communication effectiveness was characterized by high empathy and equality, while openness, supportiveness, and positiveness were relatively low. TikTok usage patterns had no significant effect, whereas TikTok gratification had a significant positive effect. Simultaneously, both variables significantly influenced adolescents' interpersonal communication effectiveness in Manggungharja Village.

