Pemaknaan Hidup Nelayan Muda di Tengah Krisis Regenerasi Nelayan di Desa Lontar, Kabupaten Serang
Abstract
Krisis regenerasi nelayan menjadi tantangan di wilayah pesisir seiring dengan menurunnya minat generasi muda untuk melanjutkan profesi nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pemaknaan hidup nelayan muda, mengidentifikasi bentuk pemaknaan hidup nelayan muda, dan menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap pemaknaan hidup nelayan muda di Desa Lontar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang diperkuat data kualitatif dengan 39 responden nelayan muda. Data dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal nelayan muda secara umum masih terbatas. Sebagian besar dimensi pemaknaan hidup nelayan muda masih tergolong rendah. Dari delapan variabel yang diuji, hanya persepsi diri dan penggunaan teknologi yang berpengaruh signifikan dan positif terhadap pemaknaan hidup nelayan muda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemaknaan hidup nelayan muda lebih ditentukan oleh cara pandang terhadap pekerjaan nelayan dan penggunaan teknologi. Penguatan cara pandang positif dan dukungan teknologi berimplikasi penting bagi upaya menjaga keberlanjutan regenerasi nelayan.

