Agreement on Reciprocal Trade dan Komitmen Pembelian Indonesia ke Amerika: Kasus Daging Sapi
Abstract
Indonesia masih bergantung pada impor daging sapi untuk memenuhi kebutuhan domestik sehingga implementasi Agreement on Reciprocal Trade (ART) berpotensi mengubah struktur biaya perekonomian nasional melalui peningkatan
impor daging sapi asal Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kenaikan biaya impor terhadap harga output sektoral menggunakan analisis Model Ghosh berdasarkan Tabel Input-Output Indonesia 2020 klasifikasi 185 sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga daging sapi asal Amerika Serikat lebih tinggi dibandingkan negara pemasok utama lainnya sehingga peningkatan impornya berpotensi menggeser struktur pasar dan meningkatkan biaya impor. Simulasi Model Ghosh menunjukkan bahwa kenaikan biaya impor meningkatkan harga output berbagai sektor di Indonesia. Berdasarkan temuan tersebut, pemerintah perlu memanfaatkan ketentuan Pasal 7.3 ART sebagai dasar untuk meninjau kembali perjanjian apabila pelaksanaannya berpotensi meningkatkan biaya impor dan harga output sektoral.

