| dc.description.abstract | Kinerja keuangan menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas pengelolaan aset dan keberlanjutan usaha perusahaan asuransi syariah. Penelitian ini menganalisis pengaruh faktor internal dan makroekonomi terhadap kinerja keuangan perusahaan asuransi syariah di Indonesia menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan tata kelola 10 perusahaan asuransi syariah full-fledged periode 2019–2024, serta data makroekonomi dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia, yang dianalisis menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial rasio beban klaim dan Dewan Pengawas Syariah (DPS) berpengaruh positif signifikan terhadap Return on Assets (ROA), dummy Covid-19 berpengaruh negatif signifikan, sedangkan pertumbuhan premi, inflasi, dan PDB tidak signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Oleh karena itu, perusahaan asuransi syariah perlu memperkuat pengelolaan rasio beban klaim dan peran pengawasan DPS untuk menjaga profitabilitas di tengah guncangan eksternal seperti pandemi. | |