Tindakan Sosial Konsumsi Junk Food di Kalangan Mahasiswa Penggemar K-Pop (Kasus: Mahasiswa Penggemar K-Pop di Fakultas Ekologi Manusia, Angkatan 2023, Institut Pertanian Bogor)
Date
2026Author
Kuncoro, Syifa Aulia Putri
Prasojo, Nuraini Wahyuning
Metadata
Show full item recordAbstract
Maraknya promosi junk food oleh artis Korean Pop dikhawatirkan memengaruhi pola konsumsi junk food penggemarnya. Pola konsumsi junk food yang buruk menjadi salah satu penyebab meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular (PTM) pada usia dewasa muda di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tindakan konsumsi junk food mahasiswa penggemar K-Pop, menganalisis motif dominan yang mendorong pola konsumsi tersebut, serta menganalisis hubungan antara tindakan dan motif konsumsinya. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik cluster random sampling sebanyak 52 responden serta uji korelasi chi square. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, tindakan konsumsi mahasiswa penggemar K-Pop tergolong buruk, ditandai dengan konsumsi junk food yang beragam dan sering. Kedua, motif tindakan sosial yang mendominasi pola konsumsi tersebut adalah motif tradisional. Ketiga, tidak ditemukan hubungan signifikan antara tingkat konsumsi junk food dengan motifnya. Artinya, motif konsumsi tidak membedakan tindakan konsumsi mahasiswa penggemar K-Pop. Faktor lain yang diduga lebih berpengaruh adalah daya beli mahasiswa dan terbatasnya ketersediaan makanan sehat. The junk food promotions by K-Pop artists is feared to influence their fans’ junk food consumption patterns and contributing to the rising prevalence of noncommunicable diseases (NCDs) among young adults in Indonesia. This study aims to identify the junk food consumption behaviors of K-Pop fan college students, analyze the dominant motives driving these consumption patterns, and examine the relationship between these behaviors and their underlying motives. This study employed a survey method using cluster random sampling technique with 52 respondents and the chi-square correlation test. The results of the study shows that there is no significant relationship was found between them.

