Pengembangan Cupcake Substitusi Tepung Bayam Merah sebagai Kudapan Tinggi Zat Besi
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
ARIFANI, NADYA
Martini, Rina
Listiasari, Faranita Ratih
Metadata
Show full item recordAbstract
Adolescent girls require higher iron intake because monthly menstruation increases their risk of anemia. This study aimed to develop cupcakes made with red spinach flour as an iron-rich snack. The study employed a Completely Randomized Design (CRD) with three treatment groups: F1, F2, and F3. Data were analyzed using SPSS version 25.0 with the Kruskal–Wallis test followed by the Mann–Whitney post hoc test. The organoleptic evaluation identified F1 as the selected formulation, containing 60 g of red spinach flour. F1 provided 339 kcal of energy per 100 g, with 8.4% protein, 18.9% fat, 33.6% carbohydrates, and 7.53 mg of iron. Cupcakes made with red spinach flour have the potential to serve as an iron-rich snack alternative based on locally available food resources. Remaja putri membutuhkan zat besi lebih tinggi karena mengalami menstruasi setiap bulan, sehingga berisiko mengalami anemia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan cupcake substitusi tepung bayam merah sebagai kudapan tinggi zat besi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu F1, F2, dan F3. Data dianalisis menggunakan SPSS 25.0 dengan uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa F1 merupakan formula terpilih dengan penggunaan tepung bayam merah sebanyak 60 gram. F1 mengandung energi 339 kkal/100 g; protein 8,4%; lemak 18,9%; karbohidrat 33,6%; dan zat besi 7,53 mg. Cupcake substitusi tepung bayam merah berpotensi menjadi alternatif kudapan tinggi zat besi berbasis pangan lokal.

