PEMANFAATAN AMPAS TEH OOLONG DAN AMPAS TEH PUTIH (Camellia sinensis) SEBAGAI PAKAN SUBSTITUSI RUMPUT GAJAH SECARA IN VITRO
Date
2026Author
Manurung, Seruni Mindayasari
Jayanegara, Anuraga
Khotijah, Lilis
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi fermentabilitas rumen dan kecernaan secara in vitro akibat substitusi rumput gajah dengan ampas teh oolong dan teh putih. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan terdiri atas rumput gajah 100% sebagai kontrol, serta substitusi rumput gajah dengan ampas teh oolong dan ampas teh putih pada level 25% dan 50%. Parameter yang diamati meliputi pH, NH3, VFA, kecernaan bahan kering (KcBK), dan kecernaan bahan organik (KcBO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi rumput gajah dengan ampas teh tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH cairan rumen, namun berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsentrasi NH3, VFA, KcBK, dan KcBO. Perlakuan ampas teh oolong menghasilkan nilai NH3, VFA, KcBK, dan KcBO yang lebih tinggi dibandingkan ampas teh putih. Disimpulkan bahwa ampas teh oolong pada level substitusi 25% merupakan perlakuan terbaik sebagai substitusi rumput gajah berdasarkan parameter fermentabilitas dan kecernaan secara in vitro.

