Analisis Efisiensi Modal Ventura Syariah dan Konvensional di Indonesia: Two-stage DEA-Tobit
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
SETYOHADI, DEANENDRA FEBRYO
Nurhalim, Asep
Probokawuryan, Mutiara
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkembangan industri modal ventura di Indonesia ditandai oleh keberadaan modal ventura syariah dan konvensional yang memiliki karakteristik pembiayaan
berbeda. Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat efisiensi keduanya serta menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan efisiensi. Penelitian menggunakan data bulanan periode Januari 2024–Agustus 2025 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan pendekatan two-stage Data Envelopment Analysis
(DEA)–Tobit. Tahap pertama menggunakan DEA dengan asumsi Variable Returns to Scale (VRS) berorientasi input, dilanjutkan dengan uji Mann–Whitney dan
regresi Tobit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal ventura syariah memiliki tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan modal ventura konvensional. Hasil regresi Tobit menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) berhubungan positif dan signifikan dengan efisiensi, sedangkan likuiditas dan jenis modal ventura tidak berhubungan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa efisiensi lebih berkaitan dengan profitabilitas dibandingkan likuiditas maupun jenis modal ventura. The venture capital industry in Indonesia consisted of Islamic and conventional financing. This study aimed to compare their efficiency and identify factors associated with efficiency. Monthly data from January 2024 to August 2025 obtained from the Financial Services Authority (OJK) were analyzed using a two
stage Data Envelopment Analysis (DEA)–Tobit approach. The first stage applied an input-oriented DEA under the Variable Returns to Scale (VRS) assumption,
followed by the Mann–Whitney test and Tobit regression with robust standard errors. The results showed that Islamic venture capital was more efficient than
conventional venture capital, with a statistically significant difference. Tobit regression indicated that Return on Assets (ROA) was positively and significantly
associated with efficiency, while liquidity and venture capital type were not significant. These findings suggested that efficiency was more closely related to
profitability than to liquidity or venture capital type.
Collections
- UF - Syariah Economic [653]

