| dc.contributor.advisor | Utami, Anisa Dwi | |
| dc.contributor.author | Walid, Haridi | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-31T04:27:52Z | |
| dc.date.available | 2026-07-31T04:27:52Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176663 | |
| dc.description.abstract | Akses pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh petani kakao di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan model Village Savings and Loan Association (VSLA) yang diterapkan, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi intensitas tabungan dan alokasi tabungan untuk usahatani kakao pada program GrowHer: Kakao di Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan pada tingkat kelompok petani menggunakan analisis deskriptif, regresi linear berganda (OLS), dan regresi Tobit dengan data sekunder dari Save the Children sebagai pelaksana program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas tabungan VSLA dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh jumlah anggota kelompok, proporsi petani register, proporsi anggota perempuan, serta nilai tabungan per lot. Sementara itu, alokasi tabungan untuk usahatani kakao dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh proporsi kepemilikan kebun kakao, serta secara negatif dan signifikan oleh rata-rata jumlah tanggungan keluarga dan nilai tabungan per lot. | |
| dc.description.abstract | Access to financing remains a challenge for cocoa farmers in Indonesia. This study aims to describe the Village Savings and Loan Association (VSLA) model implemented, and analyze the factors influencing savings intensity and savings allocation for cocoa farming in the GrowHer: Kakao program in South Sulawesi. The study was conducted at the group level using descriptive analysis, multiple linear regression (OLS), and Tobit regression with secondary data from Save the Children as the program implementer. The results show that VSLA savings intensity is positively and significantly influenced by the number of group members, the proportion of registered farmers, the proportion of female members, and the savings value per lot. Meanwhile, savings allocation for cocoa farming is positively and significantly influenced by the proportion of cocoa farm ownership, and negatively and significantly by the average number of dependents and the savings value per lot. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Determinan Intensitas dan Alokasi Tabungan Petani Kakao dengan Model VSLA | id |
| dc.title.alternative | Determinants of Savings Intensity and Allocation of Cocoa Farmers Using the VSLA Model | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | kakao | id |
| dc.subject.keyword | Pembiayaan | id |
| dc.subject.keyword | tabungan | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |