Analisis Nilai Tambah dan Pendapatan Pengolahan Minyak Rosemary Oil pada OJ Organic Farm
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Madyananda, Fauzaan Fadhlurrohman
Suprehatin
Metadata
Show full item recordAbstract
OJ Organic Farm merupakan usaha agrowisata berbasis pertanian organik
yang mengalami penurunan pendapatan akibat menurunnya jumlah wisatawan.
Kondisi tersebut mendorong perusahaan untuk melakukan diversifikasi usaha
melalui pengolahan tanaman rosemary menjadi rosemary oil sebagai produk
bernilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang
dihasilkan dari pengolahan rosemary oil. Penelitian dilaksanakan di OJ Organic
Farm, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menggunakan metode studi kasus
dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis nilai tambah dilakukan
menggunakan metode Hayami, sedangkan analisis ini dilakukan melalui penilaian
pasar dan pemasaran, bauran pemasaran (4P), teknis, manajemen dan hukum,
ekonomi, sosial dan budaya, lingkungan, serta analisis pendapatan menggunakan
Revenue Cost Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan rosemary oil
menghasilkan rasio nilai tambah sebesar 89,23%, yang termasuk dalam kategori
tinggi sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas rosemary. OJ Organic Farm is an organic agro-tourism enterprise that has experienced
a decline in revenue due to a decrease in the number of visitors. To overcome this
condition, the company plans to diversify its business by processing cultivated
rosemary into rosemary oil as a value-added product. This study aimed to analyze
the value added generated from rosemary oil processing. The research was
conducted at OJ Organic Farm, Caringin District, Bogor Regency, using a case
study approach with quantitative and qualitative methods. Value-added analysis
was performed using the Hayami method, while business was evaluated through
market, Marketing Mix technical, management and legal, economic, social and
cultural, environmental, and revenue aspects using the Revenue Cost Ratio. The
results showed that rosemary oil processing generated a value-added ratio of
89,23%, indicating a high level of value addition and increasing the economic value
of rosemary.

