Pemanfaatan Ekstrak Daun Bambu Betung (Dendrocalamus asper) sebagai Antibakteri Alami terhadap Bakteri Patogen Penyebab Diare pada Ternak Ruminansia
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Sulistyowati, Vini Fajrin
Wiryawan, I Komang Gede
Agustina, Sinta
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi ekstrak daun bambu betung (Dendrocalamus asper) sebagai antibakteri alami terhadap bakteri patogen penyebab diare pada ternak ruminansia. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut aquades, etanol 96%, dan n-heksan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 6x3x5 dengan 5 ulangan dimana faktor A merupakan 6 jenis bakteri (Escherichia coli, Salmonella spp., Bacillus cereus, Clostridium perfringens, Lactobacillus sp., dan Bifidobacterium sp.), faktor B merupakan 3 jenis pelarut (Aquades, etanol 96 %, dan n- heksan), dan faktor C merupakan 5 dosis ekstrak (5 mg mL-1 ,10 mg mL-1, 15 mg mL, 20 mg mL-1). Hasil analisis fitokimia menunjukkan bahwa daun bambu betung memiliki kandungan flavonoid, saponin, dan steroid. Pada konsentrasi 20 mg mL-1, ekstrak n-heksan menghasilkan zona hambat tertinggi terhadap B. cereus (12,24 mm), diikuti oleh ekstrak aquades terhadap Salmonella spp. (11,26 mm) dan ekstrak etanol 96% terhadap E. coli (11,12 mm). Zona hambat terhadap Lactobacillus sp. (2,10 mm) dan Bifidobacterium sp. (4,90) tergolong lemah (<5 mm). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun bambu betung (D. asper) memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami untuk mengendalikan bakteri patogen tanpa mengganggu mikrobiota menguntungkan pada saluran pencernaan pada ternak ruminansia.

