Evaluasi Kualitas Protein Legum Tropis melalui Fermentasi Rumen dan Kecernaan Pasca Rumen
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Nurhasanah, Putri Apriliyanti
Permana, Idat Galih
Rosmalia, Annisa
Metadata
Show full item recordAbstract
Produk ternak ruminansia memerlukan pakan sumber protein yang berkualitas dan efisien. Legum tropis berpotensi sebagai sumber protein pakan karena memiliki kandungan protein kasar tinggi dan mampu beradaptasi pada lingkungan tropis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas protein berbagai legum tropis melalui fermentasi rumen dan kecernaan pasca rumen. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 10 perlakuan legum tropis, yaitu sengon, akasia, lamtoro, gamal, turi, kelor, kaliandra, indigofera, stylosanthes, dan arachis, serta 4 kelompok berupa pengambilan cairan rumen. Parameter yang diamati meliputi karakteristik kimia, fermentasi rumen, degradabilitas rumen, dan kecernaan pasca rumen. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata (P<0,05) antar legum tropis terhadap fermentasi rumen, degradabilitas, dan kecernaan pasca rumen. Indigofera dan kelor menunjukkan kandungan protein kasar tertinggi, yaitu masing-masing sebesar 30,98% dan 30,38%. Kelor menghasilkan konsentrasi NH3 dan kecernaan protein kasar tertinggi, sedangkan indigofera menghasilkan VFA tertinggi. Analisis kuadran menunjukkan bahwa kelor dan indigofera memiliki kualitas protein lebih baik dan berpotensi sebagai sumber protein bagi ternak ruminansia. Simpulan penelitian ini adalah kelor dan indigofera merupakan legum tropis dengan kualitas protein terbaik berdasarkan kombinasi kandungan protein kasar, karakteristik fermentasi rumen, degradabilitas protein, dan kecernaan pasca rumen sehingga berpotensi dikembangkan sebagai sumber protein pakan bagi ternak ruminansia.

