Efek Bentuk Pakan dan Level Lisin Terhadap Konsumsi dan Produksi Ayam Petelur ISA Brown
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
NURALAMSYAH, ALFRISA
Sudarman, Asep
Maghfuri, Mohammad
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bentuk pakan dan tingkat level lisin terhadap performa produksi ayam petelur ISA Brown pada fase umur 19–32 minggu. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan bentuk pakan (mash dan kibble) dan level lisin (0,83% dan 0,92%). Setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Peubah yang diamati adalah konsumsi pakan, bobot telur, persentase produksi telur (Hen Day Production/HDP), massa telur, dan rasio konversi pakan (feed conversion ratio/FCR). Data dianalisis menggunakan analysis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi pakan, konsumsi pakan bentuk mash (105,78±4,11 g/ekor/hari) secara signifikan lebih rendah dibandingkan dengan bentuk kibble (109,25±1,36 g/ekor/hari). Namun demikian, perbedaan bentuk pakan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap bobot telur, produksi telur, massa telur, maupun nilai FCR. Selanjutnya, variasi tingkat lisin yang diuji, serta interaksi antara bentuk pakan dan level lisin, tidak memperlihatkan pengaruh nyata terhadap seluruh peubah performa produksi. Simpulan dari penelitian ini adalah pakan bentuk kibble efektif untuk meningkatkan asupan konsumsi pakan, sedangkan pakan bentuk mash lebih efisien dalam mempertahankan performa produksi ayam petelur dengan tingkat konsumsi pakan yang lebih rendah.

