Manajemen Penyediaan Hijauan Pakan dan Analisis Pendapatan Usaha Peternakan Domba Rakyat Semi intensif dan Intensif
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
PUTRA, KELVIN TRI
Prihantoro, Iwan
Tampubolon, Bahroin Idris
Metadata
Show full item recordAbstract
Penyediaan hijauan merupakan salah satu komponen utama dalam usaha
peternakan domba, karena akan memengaruhi biaya produksi dan keberlanjutan usaha
peternakan. Sebagian peternak domba rakyat belum memahami sistem pemeliharaan
yang ideal, sehingga manajemen pemberian pakan kurang optimal dan menurunkan
tingkat keuntungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik peternak,
manajemen penyediaan hijauan, serta pendapatan usaha pada peternakan domba rakyat
berdasarkan manajemen pemberian pakan berbeda. Data diperoleh dalam bentuk data
primer melalui wawancara dan observasi lapangan. Penelitian ini dianalisis menggunakan
deskriptif, R/C ratio dan analisis independent T-Test terhadap manajemen pemberian
pakan semi intensif dan intensif. Penelitian menghasilkan adanya perbedaan antara
manajemen penyediaan pakan berbeda terhadap pengalaman beternak, jumlah ternak,
jarak mengarit, kapasitas mengarit, dan jumlah pemberian pakan. Manajemen intensif
memiliki penyediaan hijauan yang lebih tinggi, serta menghasilkan penerimaan, biaya
tunai, dan pendapatan tunai yang lebih besar dibandingkan semi intensif. Simpulan
perhitungan R/C rasio peternak domba rakyat mengalami kerugian apabila dihitung
seluruh biaya baik yang bersifat tunai maupun non tunai. Nilai R/C rasio bernilai > 1
apabila perhitungan hanya komponen penerimaan dan pengeluaran bersifat tunai Forage provision is one of the main components of sheep farming because it
significantly affects production costs and the sustainability of the farming enterprise. Many
smallholder sheep farmers have not yet implemented appropriate production systems,
resulting in suboptimal feed management and reduced farm profitability. This study aimed
to analyze farmer characteristics, forage provision management, and farm income in
smallholder sheep farming. Primary data were collected through interviews and field
observations. The data were analyzed using descriptive analysis, the Revenue-Cost (R/C)
ratio, and an independent t-test to compare semi-intensive and intensive feeding
management systems. The results showed significant differences between the two feeding
management systems in terms of farming experience, flock size, forage collection distance,
forage collection capacity, and the amount of forage provided. The intensive system was
characterized by a higher level of forage provision and generated greater revenue, cash
costs, and cash income than the semi-intensive system. Conclusion R/C ratio analysis
showed that smallholder sheep farming was unprofitable when all production costs,
including both cash and non-cash costs, were taken into account. However, the R/C ratio
was greater than 1 when the calculation included only cash receipts and cash expenditures.

