Show simple item record

dc.contributor.advisorHerawati
dc.contributor.authorTampubolon, Viona Nathania Christanti
dc.date.accessioned2026-07-23T08:53:34Z
dc.date.available2026-07-23T08:53:34Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175637
dc.description.abstractKredit perbankan merupakan salah satu sumber pembiayaan yang diharapkan mampu mendukung pemulihan kinerja Industri Mikro dan Kecil (IMK) sektor makanan setelah pandemi COVID-19. Namun, efektivitasnya masih belum pasti. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang memengaruhi keputusan pengambilan kredit perbankan nonsubsidi serta dampaknya terhadap kinerja IMK sektor makanan di Indonesia. Penelitian menggunakan data Survei IMK tahun 2021 dan 2023 yang dianalisis dengan regresi logit biner, Propensity Score Matching (PSM), dan Difference-in-Differences (DiD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja, skala usaha, kemitraan, dan kepemilikan izin usaha meningkatkan peluang IMK memperoleh kredit. Hasil PSM menunjukkan bahwa IMK pengguna kredit bank memiliki omzet dan keuntungan lebih tinggi dibandingkan nonkredit. Hasil DiD menunjukkan bahwa kredit belum mampu meningkatkan pertumbuhan omzet dan keuntungan dalam jangka pendek, tetapi mendorong peningkatan adopsi teknologi produksi dan inovasi pemasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa kredit perbankan lebih berperan dalam mendukung transformasi usaha dibandingkan pemulihan kinerja keuangan jangka pendek.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Kredit Perbankan terhadap Kinerja Industri Mikro Kecil Sektor Makanan di Indonesiaid
dc.title.alternativeThe Impact of Bank Credit on the Performance of Food Micro and Small Industries in Indonesia
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordkredit perbankanid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record