Show simple item record

dc.contributor.advisorHelmi, Alfian
dc.contributor.authorArdanti, Javira
dc.date.accessioned2026-07-21T22:54:38Z
dc.date.available2026-07-21T22:54:38Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175309
dc.description.abstractKawasan pesisir Kelurahan Bintaro mengalami tekanan abrasi dan perubahan iklim yang memengaruhi permukiman serta aktivitas perikanan. Meskipun menghadapi peningkatan risiko lingkungan, nelayan tetap menetap di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara karakteristik nelayan dan persepsi dampak perubahan iklim dengan tingkat keterikatan tempat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung data kualitatif melalui survei terhadap 42 nelayan di Kelurahan Bintaro yang dipilih melalui pemilihan lingkungan secara purposive dan pengambilan responden secara accidental. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik nelayan relatif homogen, persepsi perubahan iklim berada pada kategori kuat, dan keterikatan tempat tergolong tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik nelayan maupun persepsi perubahan iklim dengan keterikatan tempat. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman mengenai keterikatan tempat pada nelayan yang tinggal di wilayah pesisir yang menghadapi perubahan lingkungan.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHUBUNGAN PERSEPSI NELAYAN TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM DENGAN KETERIKATAN TEMPAT (Kasus: Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat)id
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordketerikatan tempatid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record