Penambahan Ekstrak Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas) pada Transportasi Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio) dengan Sistem Tertutup
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
ALFARIDI, HAMID
Nurussalam, Wildan
Mahmud, Moh. Burhanuddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Transportasi merupakan salah satu tahapan penting dalam proses budidaya, tetapi dalam kegiatannya, transportasi dapat mempengaruhi tingkat stress pada ikan. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi tingkat stres selama transportasi berlangsung yaitu dengan penambahan ekstrak daun ubi jalar (Ipomoea batatas) yang memiliki kandungan antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak daun ubi jalar dalam transportasi sistem tertutup selama 24 jam terhadap benih ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan yaitu penambahan 2 mL L-1 ekstrak daun ubi jalar (A), 4 m L-1 ekstrak (B), dan 6 mL L-1 ekstrak (C) serta ditambahkan juga perlakuan kontrol untuk melihat perbedaan hasil pada pengujian. Parameter yang dianalisis yaitu mencakup kualitas air media air transportasi serta pemeliharaan, konsentrasi glukosa darah, tingkat kelangsungan hidup transportasi dan pemeliharaan, serta laju pertumbuhan setelah transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan 4 mL L-1 ekstrak (B) memiliki nilai TKH transportasi tertinggi, yaitu mencapai 95%. Selain itu, untuk parameter kualitas air pada media transportasi juga menunjukkan nilai yang lebih stabil dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Transportation is a crucial stage in the cultivation process, but it can affect stress levels in fish. One way to reduce stress levels during transportation is by adding sweet potato leaf extract (Ipomoea batatas), which contain antioxidants such as flavonoids and polyphenols. This study aimed to evaluate the effect of adding sweet potato leaf extract in a closed system for 24 hours on common carp (Cyprinus carpio) fry. This study used completely randomized design with three treatments: 2 mL L-1 sweet potato leaf extract (A), 4 mL L-1 extract (B), and 6 mL L-1 extract (C). K treatment was also added to determine differences in test results. The parameters analyzed included water quality in the transport and maintenance media, blood glucose concentration, survival rate during transport and maintenance, and post-transport growth rate. The results showed that the treatment with the addition of 4 mL L-1 of extract (B) had the highest transport TKH value, reaching 95%. Furthermore, water quality parameters in the transport media also showed more stability compared to the other treatments.
Collections
- UF - Aquaculture [2294]

