Show simple item record

dc.contributor.advisorAsnawi, Yudha Heryawan
dc.contributor.advisorTaryana, Asep
dc.contributor.authorWibisono, Bramanto
dc.date.accessioned2026-07-17T06:57:20Z
dc.date.available2026-07-17T06:57:20Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174970
dc.description.abstractIndustri perjalanan ibadah umrah dan haji memiliki prospek pertumbuhan yang sangat besar seiring dengan meningkatnya jumlah jamaah, transformasi sektor pariwisata religi, serta dukungan kebijakan pemerintah Arab Saudi melalui program Vision 2030. Di sisi lain, meningkatnya persaingan industri, perubahan perilaku konsumen, perkembangan teknologi digital, serta tuntutan kualitas layanan yang semakin tinggi menuntut perusahaan penyelenggara perjalanan ibadah untuk memiliki strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. ESQ Tours sebagai salah satu penyelenggara perjalanan ibadah umrah dan haji di Indonesia menghadapi tantangan untuk mempertahankan daya saing dan meningkatkan pertumbuhan bisnisnya melalui perumusan arsitektur strategi bisnis yang terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis industry foresight industri umrah dan haji, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pertumbuhan bisnis ESQ Tours, mengembangkan alternatif strategi bisnis yang efektif, serta merancang arsitektur strategi bisnis yang mampu mendukung pertumbuhan perusahaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, kuesioner, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan Industry Foresight, PESTEL, Porter’s Five Forces, VRIO, Activity Based Management (ABM), SWOT, dan A’WOT (AHP-SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri umrah dan haji memiliki peluang pertumbuhan yang positif yang didorong oleh peningkatan jumlah jamaah, digitalisasi layanan, pengembangan wisata halal, serta transformasi industri pariwisata religi. Analisis internal menunjukkan bahwa ESQ Tours memiliki keunggulan pada kekuatan merek, ekosistem ESQ, pengalaman industri, legalitas, serta pendekatan Meaningful Journey yang menjadi pembeda dibandingkan pesaing. Sementara itu, tantangan utama yang dihadapi perusahaan meliputi meningkatnya intensitas persaingan, perubahan preferensi pelanggan, serta kebutuhan percepatan transformasi digital. Berdasarkan hasil analisis SWOT dan A’WOT, prioritas strategi yang direkomendasikan meliputi penguatan kapabilitas digital, pengembangan produk dan layanan inovatif, peningkatan kualitas pengalaman jamaah, penguatan kemitraan strategis, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Seluruh strategi tersebut kemudian dirumuskan dalam suatu arsitektur strategi bisnis yang terintegrasi untuk mendukung pencapaian visi perusahaan dan meningkatkan pertumbuhan bisnis ESQ Tours secara berkelanjutan.
dc.description.abstractThe Umrah and Hajj travel industry offers significant growth opportunities driven by the increasing number of pilgrims, the transformation of religious tourism, and the Saudi Vision 2030 program. At the same time, intensifying competition, changing customer behavior, rapid digital transformation, and rising service expectations require travel operators to develop adaptive and sustainable business strategies. As one of Indonesia’s Umrah and Hajj travel service providers, ESQ Tours faces challenges in maintaining competitiveness and achieving sustainable business growth through the development of an integrated business strategy architecture. This study aims to analyze the industry foresight of the Umrah and Hajj sector, identify internal and external factors affecting ESQ Tours’ business growth, develop effective business strategy alternatives, and formulate a business strategy architecture to support organizational growth. The study employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, questionnaires, and document analysis. The analytical tools used included Industry Foresight, PESTEL, Porter’s Five Forces, VRIO, Activity Based Management (ABM), SWOT, and A’WOT (AHP-SWOT). The findings indicate that the Umrah and Hajj industry possesses strong growth potential driven by increasing pilgrim demand, digital service adoption, halal tourism development, and the transformation of religious tourism. Internal analysis revealed that ESQ Tours’ key strengths include strong brand equity, the ESQ ecosystem, extensive industry experience, regulatory compliance, and its distinctive Meaningful Journey approach. However, the company also faces challenges related to growing competition, evolving customer preferences, and the need for accelerated digital transformation. Based on SWOT and A’WOT analyses, the priority strategies include strengthening digital capabilities, developing innovative products and services, enhancing customer experience, expanding strategic partnerships, and improving human resource competencies. These strategic priorities were integrated into a comprehensive business strategy architecture designed to support the company’s vision and achieve sustainable business growth. Keywords: Business Growth, Business Strategy Architecture
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleArsitektur Strategi Bisnis di ESQ Toursid
dc.title.alternativeBusiness Strategy Architecture at ESQ Tours
dc.typeTesis
dc.subject.keywordArsitektur Strategiid
dc.subject.keyworddaya saingid
dc.subject.keywordESQ Toursid
dc.subject.keywordPertumbuhan Bisnisid
dc.subject.keywordUmrah dan Hajiid
dc.subject.keywordbusiness growthid
dc.subject.keywordBusiness Strategy Architectureid
dc.subject.keywordcompetitivenessid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record