Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produksi Susu serta Perbandingan Pendapatan Usahaternak Sapi Perah Berdasarkan Skala Usaha (Kasus: Kelompok Ternak Los Cimaung KPBS Pangalengan).
Abstract
Perbedaan skala usaha antarpeternak sapi perah rakyat memengaruhi penggunaan faktor produksi, struktur biaya, dan pendapatan yang diperoleh, di tengah menurunnya produksi susu nasional akibat tingginya ketergantungan impor. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi susu dan membandingkan pendapatan usahaternak berdasarkan skala usaha di Kelompok Ternak Los Cimaung KPBS Pangalengan, melalui survei terhadap 64 responden pada November 2025-Maret 2026. Faktor produksi dianalisis dengan Cobb-Douglas, skala usaha sebagai variabel dummy, sedangkan pendapatan dianalisis melalui biaya tunai, biaya total, dan rasio R/C. Hasil menunjukkan bahwa jumlah sapi laktasi, konsentrat, dan hijauan berpengaruh positif signifikan terhadap produksi susu. Model memiliki nilai R^2 sebesar 89,19%. Nilai elastisitas total sebesar 1,88 menunjukkan kondisi increasing returns to scale. Dummy skala usaha tidak berpengaruh signifikan. Pendapatan pada ketiga skala bernilai positif dengan rasio R/C di atas satu, menunjukkan usahaternak menguntungkan dan layak, dengan pendapatan dan efisiensi meningkat seiring bertambahnya skala usaha. Differences in farm scale among smallholder dairy farmers affect input use, production costs, and farm income amid declining domestic milk production and Indonesia's heavy reliance on imported milk. This study aimed to analyze the factors affecting milk production and compare farm income across different farm scales at Kelompok Ternak Los Cimaung, KPBS Pangalengan, via a survey of 64 respondents (November 2025-March 2026). Milk production was estimated using a Cobb-Douglas production function, farm scale included as a dummy variable, while farm income was assessed via cash costs, total costs, and R/C ratio. The number of lactating cows, concentrate feed, and forage had a significant positive effect on milk production (R² of 89.19%), with a total production elasticity of 1.88, indicating increasing returns to scale, while farm scale had no significant effect. Farm income was positive across all scales, with R/C ratios above one, indicating that dairy farming is economically viable and became more efficient at larger farm scales.
Collections
- UF - Agribusiness [4838]

