| dc.contributor.advisor | Ansori, Mukhlas | |
| dc.contributor.author | Husna, Dina Adiffa | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-13T08:52:02Z | |
| dc.date.available | 2026-07-13T08:52:02Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174469 | |
| dc.description.abstract | Degradasi lingkungan dan meningkatnya timbulan sampah rumah tangga mendorong pentingnya program berbasis komunitas seperti Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat modal sosial, keberdayaan masyarakat, serta pengaruh keduanya terhadap keberlanjutan Program KRL Berseri 14 di Perumahan Bumi Pertiwi 2, Desa Cilebut Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 70 responden dengan teknik simple random sampling, didukung wawancara mendalam dan observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat modal sosial, tingkat keberdayaan masyarakat dan tingkat keberlanjutan program berada pada kategori tinggi. Hasil regresi juga menunjukkan bahwa modal sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberdayaan masyarakat. Modal sosial dan keberdayaan masyarakat secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan Program KRL Berseri 14.
Kata kunci: Kampung ramah lingkungan, keberdayaan masyarakat, keberlanjutan, lingkungan, modal sosial | |
| dc.description.abstract | Environmental degradation and the increasing volume of household waste highlight the importance of community-based programs such as the Eco-Friendly Village Program (Kampung Ramah Lingkungan/KRL). This study aims to analyze the level of social capital, community empowerment, and their influence on the sustainability of the KRL Berseri 14 Program in Bumi Pertiwi 2 Housing Complex, Cilebut Timur Village. This study employed a quantitative approach through a survey of 70 respondents using simple random sampling, supported by in-depth interviews and observations. Data were analyzed using multiple linear regression. The results show that the levels of social capital, community empowerment and program sustainability were categorized as high. Regression analysis also revealed that social capital had a positive and significant effect on community empowerment. In addition, social capital and community empowerment partially and simultaneously had a positive and significant effect on the sustainability of the KRL Berseri 14 Program.
Keywords: Community empowerment, eco-friendly village, environmental program, social capital, sustainability | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | MODAL SOSIAL DAN TINGKAT KEBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KEBERLANJUTAN PROGRAM KAMPUNG RAMAH LINGKUNGAN (Kasus: Kampung Ramah Lingkungan Berseri 14 Perumahan Bumi Pertiwi 2 Desa Cilebut Timur) | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | Modal Sosial | id |
| dc.subject.keyword | tingkat keberdayaan | id |
| dc.subject.keyword | kampung ramah lingkungan | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |