Show simple item record

dc.contributor.advisorYuwono, Arief Sabdo
dc.contributor.authorShinta, Maesa Alyandra
dc.date.accessioned2026-07-10T08:19:16Z
dc.date.available2026-07-10T08:19:16Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174377
dc.description.abstractLimbah pangan menjadi penyumbang utama sampah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi pemanfaatan larva Black Soldier Fly (BSF) untuk mengonversi limbah pangan menjadi sumber protein alternatif pakan kelinci New Zealand (Oryctolagus cuniculus). Penelitian meliputi biokonversi limbah pangan, formulasi pakan dengan substitusi tepung BSF 20%, analisis mutu pakan, dan uji pertumbuhan kelinci selama 31 hari. Biokonversi menghasilkan tingkat reduksi sampah (D) 57,92%, Waste Reduction Index (WRI) 3,86 %/hari, dan Fresh Matter Consumption Rate (FMCR) 13,92 mg/larva/hari. Pakan yang dihasilkan memenuhi empat dari lima parameter mutu SNI 8509:2018. Pakan substitusi tepung BSF menghasilkan Feed Conversion Ratio (FCR) 5,3, Specific Growth Rate (SGR) 1%, dan Survival Rate (SR) 80%, lebih baik dibandingkan pakan komersil kecuali pada SR. Larva BSF berpotensi mengurangi limbah pangan sekaligus menyediakan sumber protein alternatif untuk pakan kelinci new zealand.
dc.description.sponsorshipProf. Dr. Ir. Arief Sabdo Yuwono, M.Sc
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleBiokonversi Limbah Pangan Menjadi Protein Pakan Hewan Uji Biomedis: Kasus Kelinci New Zealand (Oryctolagus cuniculus)id
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordBiokonversiid
dc.subject.keywordlarvaid
dc.subject.keywordKelinci new zealandid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record