Show simple item record

dc.contributor.advisorWiyono, Eko Sri
dc.contributor.advisorMuninggar, Retno
dc.contributor.authorULA, YASMIN NURNAJMIL
dc.date.accessioned2026-07-08T06:19:49Z
dc.date.available2026-07-08T06:19:49Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174220
dc.description.abstractPenangkapan cumi-cumi dengan alat tangkap pancing cumi merupakan salah satu kegiatan perikanan tangkap yang berperan penting dalam mendukung produksi perikanan dan penghidupan nelayan di Muara Angke. Namun, aktivitas ini dihadapkan pada ketidakpastian akibat perubahan kondisi lingkungan, terutama cuaca dan kondisi perairan, yang berdampak pada fluktuasi hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi nelayan terhadap perubahan kondisi lingkungan dan resiliensi nelayan, serta menguji hubungannya dengan hasil tangkapan. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 43 nelayan pancing cumi di Muara Angke yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif dan regresi linier berganda. Analisis regresi menunjukkan bahwa kondisi cuaca, kondisi perairan, dan resiliensi nelayan secara simultan memiliki hubungan signifikan dengan hasil tangkapan (F=23,837; p<0,05) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,647, yang berarti ketiga variabel tersebut menjelaskan 64,7% variasi hasil tangkapan. Secara parsial, indikator yang berhubungan signifikan adalah pengurangan waktu melaut (ß=0,074; p=0,026), perubahan arus perairan (ß=0,060; p=0,022), dan konsistensi usaha penangkapan (ß=0,130; p<0,05).
dc.description.abstractSquid fishing using squid handlines is one of the capture fishery activities that plays an important role in supporting fishery production and the livelihoods of fishers in Muara Angke. However, this activity faces uncertainty due to changes in environmental conditions, particularly weather and ocean conditions, which affect catch fluctuations. This study aims to analyze fishers’ perceptions of changes in environmental conditions and fisher resilience, as well as to examine their effects on catch. Data were collected through questionnaires surveys, interviews, and observations of 43 squid handline fishers in Muara Angke selected using purposive sampling. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression. Regression analysis revealed that weather conditions, ocean conditions, and fisher resilience simultaneously had a significant effect on catch (F = 23.837; p < 0.05), with a coefficient of determination (R²) of 0.647, meaning that the three variables explain 64,7% of the variation in catch. Partially, the indicators that had a significant effect were reduced fishing time (ß = 0.074; p = 0.026), changes in ocean current (ß = 0.060; p = 0.022), and consistency of fishing effort (ß = 0.130; p < 0.05).
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHubungan Persepsi Kondisi Lingkungan, Resiliensi, dan Hasil Tangkapan Nelayan Pancing Cumi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Muara Angkeid
dc.title.alternativeThe Relationship between Perceptions of Environmental Conditions, Resilience, and Catch of Squid Handline Fishers at Muara Angke Nusantara Fishing Port
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordhasil tangkapanid
dc.subject.keywordkondisi cuacaid
dc.subject.keywordkondisi perairanid
dc.subject.keywordnelayan pancing cumiid
dc.subject.keywordresiliensiid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record