Show simple item record

dc.contributor.authorJaya, Abun Jufar
dc.date.accessioned2010-05-10T02:39:06Z
dc.date.available2010-05-10T02:39:06Z
dc.date.issued2003
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/17420
dc.description.abstractProduksi kokon dan benang sutera merupakan salah satu kegiatan agroindustri yang cepat menghasilkan secara ekonorni. Permintaan kokon dan benang sutera sebagai bahan baku kain sutera dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada tahun 1994 keperluan benang sutera dunia adalah 92 743 ton per tahun, sedangkan produksinya bam mencapai 83 393 ton. Produksi dalam negeri saja saat ini belwn mencukupi kebutuhan , sehingga Indonesia masih harus mengimpor benang sutera yang tiap tahun naik rata-rata 16 %. Peluang pasar masih terbuka lebar baik untuk dalam negeri maupun ekspor. Walaupun peluang begitu besar, tetapi perninat untuk sektor ini masih sangat rendah. Besamya tingkat kematian dan rendalmya kualitas kokon merupakan pennasalahan utama dalam pemeliharaan ulat sutera. Permasalahan itu muncul salah satunya disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak mendukung untuk pemeliharaan ulat sutera.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleBudi Daya Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Instar IV-V Dalam Lingkungan Terkendaliid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record